berita hari ini.......

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Gadis Didesa Pak Mayam

Parkir Kendaraan Tampa Karcis Biar Simpel

poto:ilustrasi petugas parkir

Landak (SOROT POST)-Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Perhubungan Tahun 2020 ini menaikkan tarif  kendaraan roda dua dan roda Empat, dan roda enam tampa karcis.
Kenaikan retribusi kendaraan parkir sudah diatur sesuai dengan peraturan Pemerintah Kabupaten Landak dan sudah di sepakati oleh DPRD Kabupaten Landak.
Pada saat kendaraan terparkir atau diparkirkan ditempat yang sudah menjadi titik ditentukan oleh Dinas Perhubungan, saat terparkir petugas parkir tidak mengeluarkan karcis parkir melainkan langsung meminta retribusi parkir sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.
menurut Sudirman D, kabid Lalu lintas Dinas Perhubungan (6/2/20) Waktu lalu,
Pemerintah Kabupaten Landak menaikkan tarif retribusi kendaraan adalah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Landak ditahun 2020 demi terciptanya pembangunan daerah Kabupaten Landak yang adil dan merata dan saat ini dinas Perhubungan tidak lagi mengeluarkan karcis untuk setiap kendaraan untuk retribusi parkir melainkan pembayaran retribusi tampa adanya karcis.
Sudirman mengatakan pada media ini saat ditemui diruang kerjanya, alasan Pemerintah tidak mencetak karcis kendaraan adalah tidak efesien dan juga alasan Pemerintah menaikkan karcis adalah untuk meningkatkan PAD Landak.
"Biar tidak repot maka sistemnya adalah target yang akan disetor ke Pemerintah Daerah, dan kita tidak menggunakan sistem karcis contohnya  di pontianak, tidak juga menggunakan karcis.Oleh sebab itu, kita menggunakan untuk retribusi parkir adalah dengan sistem target sebab  simpel dan jelas hasilnya, dan tidak banyak mengeluarkan biaya, cetak dan membuat nomor seri nya," terang Sudirman.
Sudirman Menjelaskan sistem target dimasukkan dalam suatu sistem syarat yang secara Nasional lebih enak dilaksanakan dalam sistem penarikan retribusi. Dan penarikan retribusi dengan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah demi peningkatan pembangunan kita (daerah),  sebab namanya retribusi diharapkan masyarakat harus bisa paham, karna tampa pemasukan dari kita tidak ada pembangunan daerah.
"Target retribusi parkir kendaraan tahun 2020 sebesar Rp.380.000.000 (Tiga Ratus Delapan Puluh Juta Rupiah), dengan jumlah 86 titik parkir termasuk dibeberapa kecamatan Kabulaten Landak dan penentuan target parkir perhari sesuai titik zonanya paling rendah berkisar 5.000 hingga 200.000 ribu rupiah, itupun dilihat dari tempat keramaian  kendaraan pengunjung parkir kendaraannya sebab kalau dipukul rata tarifnya tidak bisa, sebab kita lihat dari pengunjung kendaraan yang yerparkir, "Paparnya.
kita berharap target pemkab landak dalam retribusi parkir kendaraan tahun lalu sudah tercapai bahkan melebihi dan untuk tahun 2020 target retribusi parkir sebesar 380.000.000 (tiga Ratus delapan puluh juta) kita kejar agar tahun ini bisa tercapai lagi dan saya berharap masyarakat bisa sadar dan bisa paham aturan yang sudah ditentukan dan tentunya tidak memberatkan masyarakat, karna retribusi ini dari rakyat untuk rakyat, harap Sudirman.
Sudirman menyebutkan titik pakir yang mengelola sendiri di kota ngabang adalah, Kafe Bataruk, kafe Kopi tiam, Kafe Khelis dan minimarket Citra Swalayan (CS). Untuk Minimarket  Citra Swalayan pihaknya langsung bayar pajak ke Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Landak, tutup Sudirman. (Nes)