Rabu, 16 Oktober 2019

Sorot Post

Akibat Membangkang, Jual Beli Karet Dipasar Ngabang Ditertibkan Satpol PP

*Satpol PP Landak Lakukan Penertiban Pedagang Jual Beli Karet di Pasar Ngabang*

poto:Satpol PP Tertibkan Pedagang Pembeli Karet Dipasar Ngabang
Landak (SOROT POST) – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Landak melaksanakan penertiban pedagang Jual Beli Karet di pasar ngabang pada Senin (14/10/2019) Kemarin.

Kepala Bidang Katim, Ya’Yadi menyampaikan saat ini seluruh dinas terkait sudah berkoordinasi dan mengambil keputusan untuk melakukan penertiban terhadap aktifitas jual beli karet di pasar ngabang.

Menurutnya, menjadi dasar penertiban ini yaitu mengacu pada peraturan menteri perdagangan nomor 39 tahun 2019.

“Ada beberapa OPD yang di undang dan sudah diambil keputusan bahwa jual beli karet ini akan kita tertibkan dan mengacu kepada peraturan menteri perdagangan nomor 39 tahun 2019 pasal 6,7,8 dan 9 terkait dengan perdagangan karet dan pengolahan karet baik dari kebun petani sampai menjual keluar dan ini sudah diatur oleh menteri perdagangan sesuai PP yang terbaru,” ujar Ya’Yadi saat di wawancarai oleh Tim Media Center di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Landak, Selasa (15/10/2019) Pagi.

Ia juga mengatakan ada beberapa pedagang karet yang ada di luar/dalam  kota ngabang yang sudah mulai melakukan pendekatan terhadap pedagang-pedagang itu sendiri.

“Saat ini pedagang karet yang berada di kota ngabang memiliki 11 pedagang dalam kota dan 3 pedagang luar kota. Dalam hal ini seperti Satpol PP, perdagangan dan PTSP bekerjasama untuk terus melakukan pengecekan dalam persuasif terlebih dahulu yaitu seperti melakukan pendekatan dengan pedagang-pedagang itu sendiri,” jelas Ya’Yadi.

Selain itu, Ia menjelaskan bahwa jual beli tersebut tidak boleh di dalam kota sesuai dengan peraturan menteri perdagangan nomor 39 tahun 2011.

“Kalau kita lihat dari 11 pedagang yang ada di dalam kota ngabang, perizinan jual beli barang tersebut yaitu barang klontong. Hal ini Sesuai dengan peraturan menteri perdagangan nomor 39 tahun 2011 jual beli ini tidak boleh di dalam kota dan surat izinnya tersendiri sementara leading sektornya yaitu perdagangan kemudian yang mengeluarkan izinnya adalah PTSP dan ini sudah diatur oleh peraturan menteri nomor 39 tersebut,” jelas Ya’Yadi.

Kepala Bidang Katim juga menambahkan tujuan penertiban yang dilakukan tersebut juga untuk mengurangi kemacetan pada alur jalan serta menghindari adanya kerusakan dari pada jalan tersebut.

“Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan kita dalam melakukan penertiban jalan yaitu efeknya jual beli di dalam kota yaitu dari segi jalan dikarenakan akan mengakibatkan timbulnya kemacetan alur jalan tersebut dan memakan badan jalan yang seharusnya bisa digunakan untuk lahan parkir, dan itu disebabkan oleh adanya penumpukan-penumpukan karet tersebut. Oleh karena itu kami selaku pemerintah Kabupaten Landak terus berkomitmen dalam menjaga dan menertibkan pasar ngabang ini,” ucap Ya’Yadi.

Ya’Yadi juga berharap dengan dilakukan adanya penertiban jual beli karet tersebut kota ngabang bisa semakin terarah untuk ke depannya.

“Dengan ditertibkan pedagang jual beli karet ini mudah-mudahan kota ngabang ini akan tertata rapi dan berjalan dengan baik ke depannya,”harap Ya’Yadi.(Nes/MC-005)

Sorot Post

About Sorot Post

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :