Asik Bermain Disungai Persawahan, 2 Anak SD Tewas Tenggelam

Poto: Sungai Misterius didusun Sukaramai Desa Salatiga yang menewaskan Anak SD

Landak (SOROT POST)- Warga dusun Sukaramai Desa Salatiga Kecamatan Mandor Kabupaten Landak sontak geger lantaran kedua anak jenis kelamin laki-laki yang masih di duduk dibangku sekolah dasar (SD) ditemukan warga tewas tidak bernyawa lagi disungai persawahan dekat pemukiman warga.
menurut informasi dihimpun dari warga pada jum'at (5/7/19) pagi,  sebelum kedua anak yang bernama Naqi (13), dan F.Julianto Laha (12) bersama beberapa temannya awalnya mereka mandi disumur. Selanjutnya setelah mereka mandi disumur karna mereka merasa kurang puas mandi dan mereka langsung menuju sungai yang ada disekitar itu untuk mandi sambil berenang.
poto:Korban Disungai yang tenggelam

Dengan asik bermain disungai tersebut kedua korban yang bersama temannya rangget, calsy, tari, winda, iin, juga sepantaran sama-sama masih duduk disekolah dasar. Asik bermain disungai sambil  belajar berenang bersama temannya, korban yang bernama  Naqi , dan F.Julianto Laha pada saat menyelam disungai, keduanya tidak timbul lagi atau keluar dari sungai saat keduanya belajar berenang.
"Beberapa teman korban yang lain nya pada binggung kenapa teman nya yang dua orang tidak muncul lagi, tidak lama kemudian ada warga yang melintas di tempat kejadian baru lah teman korban yang lain nya memberitahukan bahwa teman mereka yang dua orang tenggelam di dalam sungai kemudian barulah mulai pencarian yang di dapat duluan Naqi salah satu korban dan setelah itu kurang lebih  satu jam korban berikutnya F. Julianto Laha  baru di temukan dan korban sempat mengeluarkan darah di hidung setelah itu ada beberapa warga yang berusaha membalikan badan korban dengan cara kaki di atas untuk berusaha menolong,  tetapi usaha tersebut sia-sia, dan kemudian korban yang dua orang tersebut langsung di bawa di rumah nya masing-masing,"terang Dego.
Menurut Dego, kejadian kedua anak  yang tenggelam disungai tersebut pada kamis, tanggal 4 Juli 2019 kemarin dan kedua korban baru ditemukan sekitar pukul 11:00 wib. Dan menurut keterangan warga setempat bahwa sungai yang menewaskan kedua anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar  tempat tersebut memang Rawan karna sering warga melihat ada penampakan  dan kemungkinan tempat kejadian tersebut ada penghuni, ujar Dego. (Nes)

Menerima Semua Jenis Pemasangan Iklan

 ©Hak Cipta Dilindungi. Sorotpost.com
Powered by.PT.Bahtera Sangkakala SPN.