Senin, 04 Februari 2019

Sorot Post

Karolin: Landak Zona Kuning Di Ombudsman

poto: Bupati Landak Lantik pejabat adminstrasi fungsional auditor pemkab Landak

Landak (SOROT POST)-  Bupati Kabupaten Landak Landak, Karolin Margret Natasa, melantik pejabat administrasi dan pejabat fungsional auditor dilingkungan Pemerintah Kabupaten Landak pada senin (4/2/19) pagi diaula kantor Bupati Landak.
Pelantikan pejabat administrasi dan pejabat fungsional auditor dilingkungan Pemerintah Kabupaten Landak sebanyak 201 pejabat yang  terbagi tiga bagian,  untuk eselon tiga sebanyak 54 orang, eselon empat 144 dan pejabat fungsional editor 3 orang.
Beberapa hal yang disampaikan Karolin Bupati Landak Kepada pejabat yang dilantik usai pengambilan sumpah dan janji yang masing-masing bersumpah dan berjanji sesuai dengan agamanya, hal yang disampaikan Bupati Landak bahwasannya pejabat yang telah dilantik pada beberapa waktu lalu sekarang dilantik kembali.
" Pelantikan ini sesuai dengan kebutuhan sebab rotasi dan mutasi  dilakukan melalui proses tahapan- tahapan seleksi dari penilaian tim,"kata Karolin.
poto:201 pejabat dilantik oleh Bupati Landak

Pelantikan yang dilaksanakan pada senin pagi, Karolin tidak mau ada surat kaleng, ada yang puas dan ada yang tidak puas, sebab jabatan itu adalah amanah jadi bekerja dulu.
"Saya dan tim akan menilai karna dimanapun anda ditempatkan jalanilah dengan sebaik-baiknya sebab saya percaya sebagai pimpinan akan menilai apakah kerja baik atau tidak baik . Kalau anda kerja baik dan tidak baik dan anda merasa tidak cocok walaupun kerja baru sebulan saya akan rotasi lagi, " ujar Karolin.
Bupati Landak menyebutkan tiga hal yang paling penting dalam jabatan yakni, anda bekerja punya atasan (Bupati dan wakil Bupati), yang kedua dalam bekerja agar bekerja sesuai dengan fisi dan misi Bupati dan Wakil Bupati serta RPJMD sebagai pendukung karna bukan barang main-main yang telah disetujui oleh Rakyat terbukti telah terpilihnya Karolin  Margret Natasa Dan Herculanus Heriadi dan RPJMD telah  disetujui DPRD yang menjadi sebuah produk hukum.
kalau jadi kabid tidak pernah membaca RPJMD, wah kacau, sebab arah dan tujuan pembangunan itu harus ditentukan sebab, kita harus punya target dalam bekerja, sebab kalau ditanya Bupati, wakil Bupati dan DPRD harus bisa dijawab, terang Karolin.
Hari ini Kabupaten Landak dalam penilaian ombudsman adalah kabupaten pada  zona kuning, sehingga kita harus meningkatkan penilaian pada zona hijau yang pada penilaian pada akhir tahun sebab saya minta pak sekda untuk mengundang ombudsman untuk meminta bimbingan apa saja yang harus dilakukan dan apa yang harus dibenahi dan itu memerlukan kerja semua pihak karna itu pembenahan sistem, karna sistemlah yang harus diperbaiki.
"kita satu tim saling menjaga satu sama lain,  saya bilang tidak boleh ada surat kaleng, takutnya tiba tiba ada surat kaleng kepada Bupati memperdagangkan jabatan,kalau mau kabig mutasi biayanya dua milyar, karna guru kalau mau pindah biayanya dua puluh lima juta sekali pindah, siapa tahu, gua aja gak tau perasaan saya yang tanda tangan gak pernah dapat,"Ujar Karolin.
Nah namanya surat kaleng ini, itulah bahaya direpublik ini, sesuatu yang tidak dapat dipertanggugjawabkan, tutup Karolin. (Nes)

Sorot Post

About Sorot Post

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :