Kades Hilir Kantor Dengan Tegas Tidak terima Penetapan DPS

Landak (Sorot Post) - Yohanes, Kepala Desa Hilir Kantor Kecamatan Ngabang,  dengan tegas tidak terima dengan penetapan atau pleno Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Landak tahun 2017. 


“Saya tidak akan terima hasil pleno DPS untuk Desa Hilir Kantor, saya tunggu kerja mareka (PPS) agar mendata dengan rill,” kata Yohanes kepada wartawan di Kantornya pada Senin (7/11/2016).

Yohanes menjelaskan bahwa DPS yang ditetapkan di Desa Hilir Kantor jika di lihat sangat fatal karena masih banyak masyarakat yang tidak terdaftar. “Saya sempat komplain dengan PPS, karena pleno PPS tidak ada koordiansi dengan Desa," katanya.

Lanjut Yohanes, seharusnya sebelum rapat pleno penetapan DPS ada koordinasi dengan pihaknya. Sehingga akan tahu apa dan bagaimana masalah pendataan pemilih.

Karena jika nama masyarakat dihapus dari daftar pemilih hanya gara-gara tidak memiliki KTP Elektronik (E-KTP), hal itu menurutnya sangat berbahaya. Sebab sama juga menhilangkan hak suara seseorang.

"Setelah kita cek setelah ditetapkan DPS, masih banyak yang tidak masuk dalam DPS. Contoh pak Johan, yang merupakan anggota BPD Desa Hiilir Kantor tidak masuk DPS. Kemudian ibu Fitri pegawai Camat tidak masuk," ungkapnya.

Yohanes berharap, harusnya pihak KPU dan Pemerintah mencari solusi. Bagi masyarakat yang tidak masuk dalam daftar pemilih karena tidak ber E-KTP. Bisa terdaftar karena sudah memiliki Kartu Keluarga (KK) dan otomatis sudah memiliki NIK.

"Makanya kita harap harus ada solusi yang dicari, jangan gunakan akal pribadi. Kalau berbicara E-KTP, se Indonesia juga masih belum genah,” pungkasnya (Red/Y)
Pasang Iklan Murah Hanya Disini !