Jumat, 05 Agustus 2016

Philipus Nahaya

Waka Polsek Kembayan Jadi Panitia HUT RI Kembayan

Ketua panitia Pelaksana HUT RI ke 71 tahun di Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau melaksanakan beragam kegiatan olah raga dan pasar malam,guna mengsukseskan kegiatan tahunan. Pihak panitia pelaksanaan HUT RI ke 71 tahun di Kecamatan Kembayang melakukan pemungutan biaya yang berpariasi kepada masyarakat dan perusahaan, diantaranya ada yang  Rp 20 ribu bahkan sampai dengan Rp 100 ribu per Kepala Keluarga. Sedangkan kepada pihak Perusahaan dikenakan pungutan sebesar Rp 300 juta per perusahaan.
Kebijakan panitia dalam pungutan sumbangan acara pelaksanaan HUT RI ke 71 tahun, menuai protes dari warga kecamatan Kembayan kabupaten sanggau pasalnya pungutan terkesan memaksa, ujar Yunus Tekoldin.
” panitia HUT RI sekarang beda dengan Panitia HUT RI sebelumnya,pihak panitia sekarang terkesan  memaksakan kehendak, panitaia harus bisa memahami kekurangan masyarakat,kalau mau meminta jangan di tentukan biayanya,masyarakat pandai memberi sesuai kemampuan mereka,dan pihak panitia jangan rakus,dapat di bayangkan uang yang bakal terkumpul di HUT RI nanti bisa mencapai ratusan juta,untuk siapa uang tersebut kalau bukan untuk di bagi-bagi panitia,” ucap Yunus Tekoldin,Supi’i dan Hamid. 
Hal ini lah yang membuat warga kembayan jadi berang dan menolak di pungli,menurut Yunus Tekoldin selaku warga dusun Pising Jaya Desa Kelompu kecamatan Kembayan kabupaten Sanggau,memperingati HUT RI tersebut sah-sah saja,akan tetapi warga jangan di jadikan “umpan” untuk memperoleh sesuatu apa lagi untuk kepentingan pribadi,dan tidak etis kalau seluruh masyarakat di pungut biaya yang telah di tentukan oleh panitia,dalam hal ini panitia jangan memeras warga ketika hendak merayakan kemerdekaan RI. 

Apa lagi di pasar malam tersebut,panitia menyediakan permainan judi di depan kantor polsek kembayan,bukan kah penyakit masyarakat ini sangat di tantang oleh kapolri,dalam hal ini pimpinan kepolisian segera mengevaluasi jajaran anggotanya yang di bawah,pasalnya kapolri berapi-rapi ingin memberantas permainan Judi,dan miras,tapi justrun aparat kepolisian yang di bawah menyediakan tempat judi.
Di tempat terpisah,kapolsek kembayan AKP.Khairul.S,ia membenarkan kalau ketua panitianya waka polsek IPTU Rustamji itu sendiri,dan ia juga membenarkan ada judi di pasar malam,namun demiklian ia tidak pernah memberikan izin,dan selain itu juga pihaknya membenarkan meminta sumbangan kepada masyarakat,hal ini bertujuan guna untuk mengsukseskan kegiatan HUT RI,mengingat kegiatan ini bukan kegiatan liar.
“ini bukan kegiatan liar,persoalan penggalangan dana kami telah berkoordinasi dengan camat dan kades sekecamatan kembayan untuk meminta dana masyarakat,dan menyangkut judi saat ini,saya tidak pernah memberi izin,”katanya belum lama ini.(Sumianto)

Philipus Nahaya

About Philipus Nahaya

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :