Marcos Lahiran: "Gara-gara Dilaporkan Wartawan, Bupati Ingin Belajar Dengan Dirinya"


Landak (Sorot Post)- mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kabupaten Landak Marcos Lahiran yang sekarang ikut berkecimpung didunia politik di Partai Demokrat yang sekarang menjadi ketua panitia bakal calon Bupati Dan Wakil Bupati Landak periode 2017 sampai dengan 2022, bercerita pada www.sorotpost.com senin (22/8/2016) siang tadi di salah satu kafe dikota Ngabang, Marcos Lahiran menyebutkan sewaktu dirinya menjabat sebagai kepala BKD Kabupaten Landak selalu didatangi wartawan yang tidak jelas diberbagai tempat.

Menurut Marcos Lahiran , saat wartawan datang dikantornya, ia selalu menyiapkan uang pecahan ribuan yang telah di strika dengan rapi dimasukan kedalam amplok dengan jumlah 10 ribu hingga 20 ribu rupiah per amplok.
"Saya sering didatangi wartawan diberbagai tempat, dan saya harus jeli, saya siapkan uang pecahan untuk amplokan mereka, tapi mereka tidak tahu isinya uang pecahan ribuan rupiah, " papar Marcos Lahiran sambil ketawa.
Marcos Lahiran menceritakan, Bupati pernah belajar pada dirinya, bagaimana menghadapi wartawan (Red).
" saya pernah dilaporkan wartawan kepada Bupati gara-gara dikasi uang recehan, dan saya dipanggil Bupati, saya mau belajar dengan pak Marcos Lahiran (Bupati),"  terang Marcos. (Red Y).
Pasang Iklan Murah Hanya Disini !