Erani : Aparat Penegak Hukum Jangan Cari Krlemahan dan Kesalahan Proyek

Landak (Sorot Post) – Seperti di kutip media thetanjungpuratimes.com dalam pernyataan  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUP) Kabupaten Landak, Erani meminta aparat penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan tidak mencari kelemahan dan kesalahan dalam suatu pengerjaan proyek pembangunan.


Demikian juga dengan pihak pelaksana proyek dan konsultan untuk melakukan tugas pokok dan fungsinya dengan baik. Menurut Erani, selama ini memang banyak pengaduan masyarakat yang diterimanya tentang pengerjaan proyek yang tidak optimal.

“Tapi itu terlepas dari benar atau tidak. Namun kehadiran dari aparat penegak hukum ini tujuannya memang baik, yakni mengawal dan mengawasi pekerjaan yang ada di kabupaten supaya tidak terjadi penyimpangan,” ujar Erani, Selasa (23/8).

Dikatakannya, kehadiran aparat penegak hukum tersebut lebih kepada tindakan prepentif yang mencegah terjadinya penyaimpangan.

“Kalau kita respon sama-sama, ya baik. Makanya, ini kembali kepada niat, tekad dan komitmen bersama. Kemudian, harus ada keterbukaan juga, sebetulnya seperti apa sih pola dan kewenangan aparat penegak hukum ini, sehingga pelaksana baik konsultan, kontraktor dan Dinas PUP bisa mengetahui,” katanya.

Erani berharap, dengan adanya aparat penegak hukum tersebut, pekerjaan proyek supaya bisa tepat waktu, tepat sasaran dan bisa dinikmati oleh masyarakat.

“Demikian juga dengan pemasangan plang proyek harus dipampangkan. Justru kalau plang proyek itu tidak dipampang, ada apa-apanya pada proyek tersebut walaupun pekerjaannya bagus,” tutup Erani. (Red,Sumber thetanjungpuratimes.com)

Pasang Iklan Murah Hanya Disini !