Amin Pimpinan PT.MPK Mengumpulkan Bukti Tindakan Korupsi


Landak, Karangan (Sorot Post)-Bermula demo pada tiga pekan lalu (18/8/16) kedua pihak yang bersengketa akhirnya mendapat Mediasi yang di fasilitasi oleh Camat Mempawah hulu yakni bapak Paolip S.Pd yang di hadiri seluruh unit kerja dari pihak tim bapak Ahyan dan pihak perusahaan.
Pertemuan tersebut adalah  meminta pihak manejemen perusahaan untuk  membayar kewajiban selama dua bulan yaitu bulan Juni-Juli kepada petani perusahaan.

Dari tuntutan petani pihak perusahaan bapak amin wijaya siap menyampaikan pimpinan dengan dua pola yaitu 35 persen dan 65 persen.
" kami  siap memimpin PT.MPK apabila di dukung oleh  Pemerintah,masyarakat dan karyawan yang solit tidak kala pentingnya respon dari owner dengan setiap kebijakan yang di sampaikan, papar Amin pada sorot post (26/8/16) kemarin.
 Tentang rumor yang mengatakan Amin Harijani melakukan korupsi, Amin menepis humor tersebut pasalnya dirinya baru saja bertugas.
"Saya baru  3 bulan menjabat menjadi pimpinan disini, ko saya ditutuh korupsi, kalaupun ada korupsi itu mungkin iyu sebelum saya, dan sekarang saya akan mengumpulkan bukti-bukti keterlibatan para oknum yang mengelolah kebun ini sebelum saya. sebab sejak 13 bulan yang lalu sampai hari ini perusahaan tidak ada hasil,terus yang diklim yang di bayarkan apanya?setau saya yang isi absen dan pulang," tutur Amin.
pernyataan Amin itu di benarkan Ketua Koperasi bahwa 13 bulan tidak ada SPK. Saat di telusuri oleh media ini dan di konfirmasi melalui Zakius Kades Tunang, Yanto Mardino Anggota DPRD Landak, Danil Amero, Selamet Riadi, Bp Dedi Anggota Polsek Karangan, bp Ginting pihak mereka merasa di rugikan oleh kegiatan panen sendiri-sendiri yang menyerobot ke lahan orang lain tampa ada di ketahui.
(Dom)
Pasang Iklan Murah Hanya Disini !