Jumat, 22 Juli 2016

Philipus Nahaya

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN ( LKPJ ) PEMERINTAH KABUPATEN MELAWI TAHUN 2015. PADA RAPAT PARIPURNA KE-2 MASA SIDANG KE DUA TAHUN 2016.

Melawi (Sorot Post) - Nanga pinoh 30 juni 2016 lalu di gedung DPRD. Kabupaten melawi, dalam pidatonya BUPATI KABUPATEN MELAWI, PANJI. S. Sos mengatakan bahwa" laporan keterangan pertanggung jawaban. ( LKPJ)  merupakan salah satu kewajiban konstitusional yang harus disampaikan oleh kepala daerah setelah berakhirnya tahun anggaran. Dan penyampaian perkembangan kinerja pemerintahan kepada DPRD merupakan refleksi dari nilai -nilai demokrasiyang dibangun bersama dewan perwakilan rakyat daerah, yang sebagai mitra kerja pemerintah daerah yang mengembang fungsi sebagai lembaga wakil rakyat. Pada tahun 2015 pemerintah daerah kabupaten melawi, mengalami beberapa hambatan dalam upaya meningkatkan kinerja dalam meraih prestasi demi kemajuan Dan kesejahteraan rakyat.  Namun segala hambatan dan keterbatasan yang ada kami sikapi dan kami usahakan untuk diatasi dengan mencari solusi atas hambatan tersebut sehingga tetap dapat bekerja dengan baik. Program pembangunan dilaksanakan secara terintegrasi dengan anggaran berbasis kinerja yang di desain dengan perencanaan,  pelaksanaan, dan pengawasan yang terstruktur. Ditambah kan lagi " laporan keterangan pertanggungjawaban ( LKPJ)  Pemerintah kabupaten melawi yang disampaikan ini sesuai dan mengacu pada peraturan pemerintah nomor 03 Tahun 2007, tentang LPPD,  LKPJ, dan informasi LPPD kepada masyarakat. Pasal 18 menyebutkan bahwa LKPJ sekurang-kurangnya menjelaskan arah kebijakan Umum pemerintah daerah, pengelolaan keuangan daerah secara Makro, termasuk pendapatan dan belanja daerah, penyelenggaraan urusan desentralisasi, penyelenggaraan tugas pembantu dan penyelenggaraan tugas umum pemerintahan. Berbekal sinergitas kemitraan yang intens antara pemerintah daerah dan DPRD disertai dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, dalam forum tersebut beliau menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban pemerintah kabupaten melawi tahun anggaran 2015 berdasarkan sistematika sebagaimana digariskan di dalam PP NO 03 TAHUN 2007 tersebut diatas.  Dan disaat itu juga beliau menyebutkan Pokok-Pokok dari LKPJ PEMERINTAH KABUPATEN MELAWI tahun 2015.INDIKATOR PEMBANGUNAN EKONOMI kabupaten melawi menunjukkantrend yang positif jika dilihat pada sektor PDRB per kapita pada tahun 2014 penduduk kabupaten melawi PDRB per kapita sebesar Rp.  7.202.180.54 dan sektor unggulan penyumbang peningkatan PDRB kabupaten melawi masih berada pada bidang PERTANIAN jumlah penduduk dikabupaten melawi pada tahun 2015 per desember 2015 sebanyak 226.742 jiwa. Disambung lagi," untuk meraih cita -cita yang tertuang di dalam visi dan misi kabupaten melawi dalam waktu lima tahun sebagai mana di dijabarkan dalam RPJMD kabupaten melawi tahun 2010 - 2015, 
, maka setiap tanahnya dirumuskan rencana kerja pembangunan daerah ( RKPD). Karena sebagi dasar acuan dalam penyusunan APBD,  dan ada pun misi dan sasaran kinerja yang akan dicapai pada tahun 2015 yang lalu karena sebagaimana secara rinci dituangkan dalam BAB.  II. LKPJ kabupaten melawi pada tahun anggaran 2015. Yang lalu. Dan serta pengelolaan keuangan daerah. Karena arah kebijakan pengelolaan pendapatan lebih ditekanka n dalam mobilisasi dan sumber-sumber PAD,  dan dana perimbangan serta penerimaan daerah lainnnya. Didalam pengelolaan anggaran pendapatan daerah akan diperhatikan upaya untuk meningkatkan pendapatan pajak dan retribusi daerah tanpa harus menambah beban bagi masyarakat dan melemahkan iklim investasi. Sedangkan arah kebijakan belanja lebih ditekankan pada kualitas peningkatan pelayanan masyarakat yang dilakukan secara tertib,  taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,  efisien, efektif, transparan,  dan bertanggungjawab dengan cara memperhatikan asas keadilan dan kepatutan serta manfaat. Dan selanjutnya beliau juga menjelaskan pokok - pokok capaian kinerja Keuangan pemerintah kabupaten melawi yang tercermin dalam laporan realisasi APBD tahun anggaran 2015 yang lalu, pemerintah kabupaten melawi berasaskan laporan keuangan pemerintah kabupaten melawi juga dapat di laporkan, pendapatan asli daerah,  yang ditetapkan sebesar Rp.  50.744.751.845.00 ( LIMA PULUH MILIAR TUJUH RATUS EMPAT PULUH EMPAT JUTA TUJUH RATUS LIMA PULUH SATU RIBU DELAPAN RATUS EMPAT PULUH LIMA RUPIAH ) tetapi dapat di realisasikan sebesar Rp.  29.739.416.874.84, ( DUA PULUH SEMBILAN MILIAR TUJUH RATUS TIGA PULUH SEMBILAN JUTA EMPAT RATUS ENAM BELAS RIBU DELAPAN RATUS TUJUH PULUH EMPAT RUPIAH DELAPAN PULUHAN EMPAT SEN. ) atau dapat tercapai 58,61 %. Jika dibandingkan dengan pendapatan tahun 2014 yang lalu.  Terjadi peningkatan pendapatan asli daerah pada tahun anggaran 2015 sebesar. Rp.  2.540. 834. 857. 03 ( dua milyar lima ratusan empat puluh juta delapan ratus tiga puluh empat ribu delapan ratus lima puluh tujuh rupiah tiga sen) Sedangkan pendapatan transfer berhasil di merealisasikan sebesar Rp. 830. 710. 349. 803. 10 ( DELAPAN RATUS TIGA PULUH MILIAR TUJUH RATUS SEPULUH JUGA TIGA RATUS EMPAT PULUH SEMBILAN RIBU DELAPAN RATUS TIGA RUPIAH SEPULUH SEN)  sementara yang dianggarkan sebesar Rp.  953. 421.358.940.00 ( SEMBILAN RATUS LIMA PULUH TIGA MILIAR EMPAT RATUS DUA PULUH SATU JUTA TIGA RATUS LIMA PULUH DELAPAN RIBU SEMBILAN RATUS EMPAT PULUH RUPIAH)  atau dapat mencapai 87, 13 % .Dan untuk pendapatan lain-lainnya yang sah dapat berhasil di realisasikan sebesar Rp. 66.493.403.000.00 ( ENAM PULUH ENAM MILIAR EMPAT RATUS SEMBILAN PULUH TIGA JUTA EMPAT RATUS TIGA RIBU RUPIAH ) dari yang di anggarkan sebesar Rp.  67.209.810.000.00 ( ENAM PULUH TUJUH MILIAR DUA RATUS SEMBILAN JUTA DELAPAN RATUS SEPULUH RIBU RUPIAH ) atau mencapai 98, 93 %.  Dan belanja operasi,  terdiri dari belanja pegawai, belanja barang /jasa,  hibah, bantuan sosial, bantuan keuangan kepada partai politik dan belanja bantuan keuangan kepada desa,  untuk belanja operasi, dana dapat direalisasikan sebesar Rp. 564,064,066,181,00. ( LIMA RATUS ENAM PULUH EMPAT MILIAR ENAM PULUH EMPAT JUTA ENAM PULUH ENAMRIBU SERATUS DELAPAN PULUH SATU RUPIAH ) dari yang di anggarkan sebesar Rp 639,083,909,129,02 ( ENAM RATUS TIGA PULUH SEMBILAN MILIAR DELAPAN PULUH TIGA JUTA SEMBILAN RATUS SEMBILAN RIBU SERATUS DUA PULUH SEMBILAN RUPIAH DUA SEN ) atau sebesar 88, 26 %.
Untuk belanja modal pada saat pengadaan aset tetap dana yang dapat direalisasikan sebesar Rp. 224,792,247,117,00 ( DUA RATUS DUA PULUH EMPAT MILIAR TUJUH RATUS SEMBILAN PULUH DUA JUTA DUA RATUS EMPAT PULUH TUJUH RIBU SERATUS TUJUH  BELAS RUPIAH)  dari yang di anggarkan sebesar Rp. 323,605,008,620,98 ( TIGA RATUS DUA PULUH TIGA MILIAR ENAM RATUS LIMA JUTA DELAPAN RIBU ENAM RATUS DUA PULUH RUPIAH SEMBILAN PULUH DELAPAN SEN)  atau 69,47% Untuk anggaran belanja tiada terduga  yang terealisasi sebesar Rp. 189,027,125,00 ( SERATUS DELAPAN PULUH SEMBILAN JUTA DUA PULUH TUJUH RIBU SERATUS DUA PULUH LIMA RUPIAH)  dari yang di anggarkan sebesar Rp 1,039,349,334,00 ( SATU MILIAR TIGA PULUH SEMBILAN JUTA TIGA RATUS EMPAT PULUH SEMBILAN RIBU TIGA RATUS TIGA PULUH EMPAT RUPIAH.)  atau sebesar 18,19 % Dalam APBD 2015 telah ditetapkan. Penerimaan pembiayaan yang terealisasi untuk penggunaan SILPA. Terealisasi sebesar Rp. 5,897,810,518,71 ( LIMA MILIAR DELAPAN RATUS SEPULUH RIBU LIMA RATUS DELAPAN BELAS RUPIAH TUJUH PULUH SATU SEN)  dari yang di anggarkan sebesar Rp. 5.898,865,896,00 ( LIMA MILIAR DELAPAN RATUS SEMBILAN PULUH DELAPAN JUTA DELAPAN RATUS ENAM PULUH LIMA RIBU DELAPAN RATUS SEMBILAN PULUH LIMA RUPIAH) Sedangkan pengeluaran pembiayaan anggaran pada tahun 2015 sebesar Rp. 29,089,709,600,00 ( DUA PULUH SEMBILAN MILIAR DELAPAN PULUH SEMBILAN JUTA TUJUH RATUS SEMBILAN RIBU ENAM RATUS RUPIAH)  yang terealisasi kan sebesar Rp.  29,052,319,450,00 ) DUA PULUH SEMBILAN MILIAR LIMA PULUH DUA JUTA TIGA RATUS SEMBILAN BELAS RIBU EMPAT RATUS LIMA PULUH RUPIAH)  atau 99,87 % , Untuk mencapai sasaran kinerja tahun 2015 urusan wajib yang di laksanakan yang berkaitan dengan pelayanan dasar dalam rangka melindungi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,  sedang kan urusan pilihan yang di laksanakan berkaitan dengan urusan pemerintah yang secara nyata dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi ke-khasan dan potensi unggulan daerah. Secara umum, pada tahun 2015 urusan desentralisasi yang menjadi kewenangan pemerintah kabupten melawi pada tahun 2015 sebanyak 24 urusan wajib dan 8 urusan pilihan. Ulasnya," Urusan wajib terdiri dari urusan pendidikan, urusan kesehatan, urusan pekerjaan umum, urusan perumahan, urusan penataan ruang, urusan perencanaan pembangunan, urusan perhubungan, urusan lingkungan hidup, urusan pertanian,  urusan kependudukan dan catatan sipil, urusan pemberdayaan perempuan, urusan keluarga berencana, dan keluarga sejahtera, urusan. Sosial,  urusan ketenagakerjaan,  urusan Koperasi dan usaha kecil menegah, urusan penanaman modal, urusan kebudayaan,  urusan kepemudaan dan olahraga urusan kesatuan bangsa dan politik dalam negeri, urusan pemerintahan umat, urusan kepegawaian,  urusan pemberdayaan masyarakat desa,  urusan kearsipan dan urusan komunikasi dan informatika. Sedangkan urusan pilihan terdiri dari urusan kelautan dan perikanan, urusan pertanian, urusan kehutanan, urusan energi dan sumberdaya mineral, urusan pariwisata, urusan perindustrian, urusan perdagangan, dan urusan transmigrasi. Dan laporan penyelenggaraan tugas desentralisasi tersebut lebih rincinya dituangkan pada BAB. IV. LKPJ, kabupaten melawi tahun anggaran 2015. Selama tahun 2015, pemerintah kabupaten melawi melaksanakan dan menerima tugas pembantuan dari pemerintah pusat/provinsi yang bersumber dari beberapa kementerian didalam program dan kegiatan tugas pembantuan yang diterima meliputi beberapa urusan. Dan loporan penyelenggaraan tugas pembantuan secara rinci dituangkan dalam BAB. V. LKPJ kabupaten melawi. Tahun anggaran 2015. Serta tugas umum pemerintah yang dilaksanakan oleh pemerintah  kabupaten melawi dalam tahun anggaran 2016 by hadi

Philipus Nahaya

About Philipus Nahaya

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :