Rabu, 20 Juli 2016

Philipus Nahaya

KESEPAKATAN DAMAI DI TANDATANGANI OLEH RATUSAN CALON KADES DI LANDAK

Ngabang (Sorot Post) – Ratusan calon kepala desa yang akan bertarung pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 21 Juli 2016 mendatang, Selasa (19/7) menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Landak yang digelar Polres Landak.
FGD yang dilaksanakan oleh Polres Landak melalui Binmas ini, dalam rangka memelihara Kamtibmas menjelang Pilkades serentak di Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Landak. Seperti diketahui, di Landak sendiri ada 89 Desa yang akan melaksanakan pemilihan.

Setelah mendapat pengarahan dilanjutkan penandatangan kesepakatan damai dalam Pilkades bagi para calon kades. Secara  bergantian perwakilan calon kades di masing-masing kecamatan menandatangani berkas yang disiapkan polres Landak.
Kapolres Landak AKBP Wawan Kristyanto kepada wartawan menegaskan, pihaknya siap mengamankan Pilkdase di 89 desa di Kabupaten Landak dengan menyebat sejumlah personel.
“Untuk kesiapan pengamanan Pilkades, selain dari pesonel polsek, kita akan geser personel dalmas  untuk pengmananan di TPS.  Untuk di Sebadu satu pleton untuk mem-back-up di Mandor, Sompak, Mempawah Hulu dan Menjalin,”ungkap Wawan.
Selanjutnya, satu pleton stanbay di Polres untuk mengamankan kecamatan Menyuke, Menyuke Hulu, Ngabang, Jelimpo, Air Besar dan Kuala Behe. Adapun jumlah personel untuk PAM Pilkades, di masing-masing desa ditempatkan satu orang personel.
“Yang kita waspadai salah satunya kemungkinan yang tidak bisa menerima kekalahan dan membua keresahan di masyarakat. Kalau untuk potensi money politik (politik uang), sampai sekarang belum ada indikasi sejak tahapan kampanye yang sudah berlangsung lalu,” tegas Wawan.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Landak Marsianus menegaskan dalam FGD tersebut menjelaskan kembali aturan-aturan dalam pilkades.
"Para calon kades yang sudah ditetapkan calon kades, tidak boleh lagi mengundurkan diri karena ada sanksinya," tegas Marsianus.
Selain itu, pelantikan kades oleh bupati paling lama 30 hari sejak diterbitkan keputusan pengesahan calon kades terpilih. "Dengan aturan acara pelantikan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," tandasnya.

Philipus Nahaya

About Philipus Nahaya

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :