Jembatan Desa Sunge Keli Masih Tahap Pengerjaan

poto:Jembatan oplitnya tumpar masih dalam tahap pegngerjaan

Landak (SOROT POST) -Pembangunan fisik yang digagas oleh Pemerintah Pusat, provinsi dan Pemerintah Daerah melalui Desa agar tercapai program Pemerintah pusat ada kesejahteraan dimasyarakat terbukti banyak desa dikabupaten Landak dari 156 desa mampu membangun desa untuk desa melalui dana desa diantaranya adalah Desa Sunge Keli kecamatan Ngabang Kabupaten Landak.
Desa Sunge keli yang terletak didaerah pelosok kota saat ini merasa sudah maju akses jalan, jembatan dan penerangan sudah dinikmati oleh masyarakat walaupun masih banyak yang perlu dibutuhkan oleh masyarakat desa sunge keli.
Menurut Andreas Pendamping desa Teknik infrastruktur Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak Kalimantan Barat pada Jumat (8/2/19) sore, untuk pembangun jembatan didusun Rabiu desa sunge keli panjang 6 meter lebar 4 meter yang dibangun pada pertengahan bulan desember 2018 dan dilanjutkan pada bulan januari 2019 sudah sesuai dengan ketentuan teknis dan adapun bagian bangunan  yang tumpar  adalah oplitnya, bukan jembatannya.
" Pembangunan jembatan Sunge keli sudah sesuai dengan perencanaan hanya sedikit masalah karna pemasangan batu yang baru tiga hari dan umur beton belum cukup, kemudian ada hujan yang menyebabkan kerusakan pada pondasi pemasangan batu dan itulah yang menyebabkan tergurusnya pondasi pemasangan batu tersebut dan oplitnya tumbang namun pelaksanaan perbaikan dilapangan sudah dilaksanakan mulai kemarin dan dalam waktu secepatnya akan selesai dan masyarakat desa sunge keli dapat menikmati jembatan tersebut yang menghubungkan dusun rabiu dan bato birang," terang andreas.
poto :Kiri Andreas Pendamping Desa Kecamatan, Sutejo (Kades Sunge Keli, Tengah), kanan, Agus Pendamping desa lokal.

Hal senada juga disampaikan Sutejo Kades Sunge Keli, bahwasanya Jembatan  dusun Rabiu yang menghubungkan dusun Bato Birang mengalami kesusakkan yang diakibatkan curah hujan tinggi sehingga dibagian oplit jembatan tumpar saat dalam proses pengerjaan.
" Jembatan tersebut masih dalam tahap pengerjaan dan habis penimbunan tanah tiga hari setelah pemasangan batu susun karna kondisi tanah sangat lembek sehingga menyebabkan tanahnya turun, tapi kami cepat tanggap untuk menyelesaikan jembatan rabiu agar masyarakat bisa menikmatinya dengan puas karna paku dana yang sangat minim kami berupaya membangun dengan agar masyarakat bisa puas," kata Sutejo.
Agus selaku Pendamping desa Lokal menambahkan,  pembangunan jembatan di desa Sunge keli Kecamatan Ngabang,  pihak desa sudah bersosialisasi dengan masyarakat setempat bahwa jembatan didusun rabiu akan segera dibangun oleh desa melalui dana desa sebab menurut agus selaku pendamping pembangunan jembatan sudah sesuai dengan desain RAP yang dirancang
" Sudah sesuai Desain dan RAP nya karna kebetulan ADD nya lambat keluar pada akhir bulan november 2018 dan dikerjakan bulan Desember dan dilanjutkan ditahun 2019, pekerjaan sesuai dengan HOK sesuai  program,"tambah Agus.
Melalui via telpon, kepala bidang keuangan dan aset desa (DSPMD) Sarimin, menyebutkan untuk pembangunan jembatan desa sunge sunge keli kecamatan Ngabang Kabupaten Landak, dilanjutkan tahun 2019 pada bulan Januari dan berakhir pada akhir bulan februari 2019, dan pada bulan Maret dan April dilakukan pemeriksaan setiap fisik desa, dan pembangunan jembatan desa sunge keli karna dilanjutkan pada tahun 2019 masalahnya adalah angkutan material yang jauh dan cuaca yang tidak mengijinkan, tutup Sarimin pada media ini. (Nes)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Densus 88 Geledah Rumah Warga Desa Raja Ngabang

Terminal Ngabang Di Kagetkan Wanita Cantik Pinsan Dikursi Tunggu

Pentingnya Akta Nikah Bagi Pasangan Suami Istri Non Muslim