Penetapan APBD Kabupaten Landak 2019 Lebih Awal

Rabu, 21 November 2018

poto:Rapat Paripurna DPRD Kab.Landak (21/11/19)

Landak (Sorot Post)- Ke tujuh fraksi yakni fraksi Landak Barobah, Fraksi Anugrah, Fraksi Demokrat,Fraksi Golkar,fraksi Gerindra, Fraksi Nasdem, dan Fraksi PDIP menyatakan menyetujui dan menerima Rancangan Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2019 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah Kabupaten Landak, pada Rabu (21/11/2019) siang tadi diaula gedung DPRD Kabupaten Landak yang dihadiri oleh Ketua DPRD,Wakil Bupati Landak, Sekda, 24 anggota DPRD dan juga dihadiri SKPD Kabupaten Landak.
Rapat Paripurna ke 37 masa persidangan III tahun 2018 DPRD Kabupaten Landak tentang penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Landak terhadap RAPBD Kabupaten Landak T.A.2019 merupakan mekanisme dan prosesur terakhir dalam proses penetapan peraturan daerah Kabupaten Landak tentang APBD tahun anggaran 2019 mendatang.
Dalam sidang Paripurna satu persatu fraksi menyampaikan  Pandangan pendapat akhir RAPBD salah satunya Fraksi Gerindra dengan juru bicara Yohanes Desianto,menyebutkan setelah melalui proses pembahasan secara cepat dan akurat, baik ditingkat komisi dan Banggar  DPRD adanya penambahan potensi penerimaan  daerah maka ditetapkan anggaran Pendapatan Daerah Kabupaten Landak tahun 2019 sebesar Rp.1,276.463.393.333, (satu trilyiun, dua ratus tujuh enam milyar, empat ratus enam puluh tiga juta, tiga ratus sembilan tiga juta, tiga ratus tiga puluh tiga rupiah), dengan akumulasi PAD Rp.84.000.000.000, Dana Perimbangan Rp.974.872.122.600,  dan lain lain pendapatan  daerah yang sah Ro. 217.591.270.733, terang Yohanes Desianto.
Setiap rupiah yang dibelanjakan, harus memiliki transparansi dan akuntabilitas yang tinggi dihadapan masyarakat, tambah Yohanes Desianto.
Dalam uraian penyampaian akhir fraksi Gerindra, Yohanes Desianto, menyebutkan pula, belanja tidak langsung sebesar Rp. 737.678.578.852.71, serta belanja langsung sebesar Rp. 550.784.814.480,29 dengan rincian surplus/Delisit sebesar Rp.12.000.000.000.
Dengan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan sebesar Rp 0,00 (nol,nol rupiah).
Adapun Pembiayaan Daerah  dalam penerimaan  pembiayaan daerah sebesar Rp.20.000.000.000.Pengeluaran Pembiayaan daerah sebesar Rp. 8.000.000.000. dengan pembiayaan netto sebesar Rp. 12.000.000.000.
Yohanes Desianto yang merupakan juru bicara Fraksi Gerindra memberi tujuh catatan dan saran serta masukan kepada Pemerintah kabupaten Landak agar pertumbuhanbekononi dapat terwujub dan dapat dirasakan oleh masyarakat terutama masyarakat menengah kebawah, pungkasnya. (Nes)
Klarifikasi Judul berita RAPBD Tahun Anggaran 2019 Depisit 12 milyar diganti Dengan Penetapan APBD Kabupaten Landak 2019 Lebih Awal  : Senin (26/11/2018) di Ruangan kabid BPKAD Kabupaten Landak.

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS