Iklan Hari Pahlawan nasional 10 Nov 2018

Harga TBS Anjlok, 9 Tuntutan Petani Ngadu Ke DPRD

Senin, 22 Oktober 2018


Landak (Sorot Post)- 25  orang perwakilan petani kebun kelapa sawit Ngabang dibawah naungan koperasi matahari terbit, koperasi harapan kita dan koperasi harapan baru oagi tadi mendatangi kantor DPRD Kabupaten Landak senin (22/10/18) pagi sekitar pukul 10:00 wib yang disambut baik oleh Komisi B DPRD Kabupaten Landak.
Menurut ketua Koperasi harapan baru, Rapit saat Pertemuan mendadak bersama Komisi B diaula kantor DPRD, kami datang disini adalah menyampaikan aspirasi petani sawit dengan turunnya harga buah tanda buah segar (TBS) yang semakin hari  semakin tidak menentu.
"Kami datang ke sini adalah ingin menanyakan harga TBS yang disetiap perusahaan yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi karna selama ini perusahaan-Perusahaan swasta yang ada dikabupaten Landak sepertinya kurang berpartisipasi dalam penetapan harga TBS diprovinsi dan ini kita pertanyakan,"tanya Rapit.
Rapit meminta kepada Anggota DPRD Kabupaten Landak agar permasalahan harga TBS bisa disampaikan kepada Bupati dan kalau memang bisa Bupati dan ketua Dewan untuk dihadirkan dalam pertemuan nanti karna kami ingin berkoordinasi langsung dengan mereka juga," pinta Rapit.
Begitu Raimundus Songli  juga ketua koperasi mata hari terbit menambahkan,  agar  beberapa tuntutan petani yang selama ini menjadi beban bagi kehidupan petani segera diperhatikan.
Diharapakan Raimundus Songli permasalahan petani sawit terkait harga TBS yang saat ini turun, Pemerintah untuk tegas terhadap penderitaan petani sawit yang selama ini dialami.
" hal-hal yang menjadi tuntutan kami 9 poin, agar dapat direalisasikan segera,"ujar Raimundus Songli pada Senin (22/10/18) pagi.
adapun Tuntutan petani sawit  yang dibuat oleh ketua koperasi Mata Hari Terbit, Raimundus Songli, Koperasi Harapan Kita ketua Suwanti dan Koperasi Harapan Baru ketua Rapit adalah
1. Menuntut harga TBS sesuai ketentuan harga penetapan Tim INDEK'K diprovinsi Kalbar
2. Agar pabrik swasta di kabupaten Landak mengikuti ketentuan harga penetapan tim kelapa sawit diprovinsi.
3. mengawasi dan menindak tegas para pembeli TBS karena tidak sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh tim INDEK'K Provinsi kalbar.
4. Mengevaluasi kontrak kerja antara pabrik dengan koperasi yang ada dikabupaten Landak.
5. Meminta kenaikan harga TBS
6. Perusahaan pabrik swasta supaya diikut sertakan dalam rapat Pra INDEK'K dikabupaten yang dilaksanakan oleh Disbun Kabupaten Landak.
7.Perusahaan pabrik swasta supaya diikut sertakan dalam rapat Pra INDEK'K di Provinsi kalbar 
8. Agar Pabrik PTPN 13 Ngabang dapat beroperasi  kembali.
9. Meminta Pemerintah Kabupaten Landak dan Provinsi Kalbar Segera mengeluarkan diskresi atau surat keputusan khusus mengenai harga TBS .
Tiga perwakilan petani plasma PTPN dan puluhan petani sawit yang datang le kantor DPRD disambut baik dan dihadiri oleh juga oleh  Oktapius selaku wakil DPRD. 
Menurut Oktapius, turunnya harga TBS yang tidak menentu adalah merupakan menyangkut hajat hidup orang banyak dan menyangkut nasip bersama.
"Kita mencari benang merah ini, benang merah dimana, ketentuan  harga penetapan TBS  sudah ditentukan oleh tim provinsi ternyata tidak diikuti oleh perusahaan perusahaan yang ada ditempat kita ini, dimana benang merahnya," Ujar Oktapius.
Oktapius menyebutkan kalau tidak mendadak pertemuan ini, Oktapius minta kepada komisi B untuk hadirkan Dinas Koperasi supaya bisa duduk satu meja dan supaya bisa menyelesaikan masalah ini bersama.
"kita surati semua yang punya kepentingan,  baik perusahaan swasta maupun  Kumindag, secara khusus perusahaan yabg beroperasi di tempat kita, dan itu kita surati supaya kita bisa duduk bersama dan kita minta tim penetapan pemerintah provinsi supaya mereka bisa menyampaikan aturan penetapan TBS, "Pinta Oktapius.
Ini seperti buah simalakama, tambah Oktapius, kalau mereka tidak beroperasi mati kita juga.
"kita minta pada Pemerintah untuk tegas karna kehadiran Negara itu sangat diharapkan bagaimana Negara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"harapnya. (Nes)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS