Iklan Hari Pahlawan nasional 10 Nov 2018

Pj.Gubenur Kalbar Serah Terima Dengan Gubenur Terpilih

Sabtu, 08 September 2018


Pontianak (Sorot Post) - Berakhirnya jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Drs Dodi Riyadmadji.
Dodi Riyadmadji melakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dengan Gubernur Kalbar periode 2018-2023, H Sutarmidji, SH, M.Hum, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (7/9).

Dalam sertijab ini juga sekaligus perpisahan langsung Pj Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji dengan ASN Pemerintah Provinsi Kalbar.Dodi Riyadmadji mengaku meminta maaf jika masih terdapat kekurangan selama menjalankan roda pemerintahan Provinsi Kalbar.

Ia berharap kepada Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar yang telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo dapat menjalankan roda pemerintahan ini dengan baik serta membangun sinergi dengan Kabupaten/Kota. “Saya yakin, Kalbar dibawah kepemimpinan Midji-Norsan akan mampu berbicara untuk Indonesia,” kata Drs Dodi Riyadmadji,MM saat Sertijab di Balai Petitih Gubernur Kalbar.

Sementara itu, Gubernur Kalbar H Sutarmidji, SH, M.Hum mengatakan, apa yang disampaikan Pak Dodi Riyadmadji merupakan sebuah sport bagi Provinsi Kalbar dalam menjalankan roda pemerintahannya.  “Apa yang disampaikan Pak Dodi akan menjadi perhatian kita semua,” kata H Sutarmidji, SH, M.Hum, saat sambutan Sertijab Gubernur Kalbar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar.

Disamping itu, H Sutarmidji juga mengajak para SKPD dan ASN untuk serius membangun Kalbar.  “Apa yang sudah dilakukan Cornelis-Christiandy dan Dodi Riyadmadi yang sudah baik, akan kita lanjutkan, apa yang masih dierbaiki akan kita perbaiki. Yang perlu terobosan, kita lakukan terobosan. Yang perlu percepatan, kita percepat dengan parameter ukurannya adalah Aturan-aturan yang berlaku,” jelasnya.

Sutarmidji juga meminta kepada seluruh SKPD dilingkungan Pemprov Kalbar untuk melakukan tata kelola keuangan daerah dengan transparansi.”Sedigit mungkin, harus ikuti aturan yang ada. Saya tidak mau ada penyimpangan apapun dan sebesar apapun dalam keuangan daerah. Digunakan untuk apapun silakan, sepanjang sesuai Musrenbang dan kebutuhan masyarakat,” ingatnya.

Dikatakannya, pasangan Gubernur dan Wagub serta Pemprov Kalbar akan mengalokasikan Anggaran yang berkeadilan untuk seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Kalbar. Perlu sentuhan-sentuhan yang tidak sama antara Kabupaten/Kota yang satu dengan Kabupaten/Kota lainnya di Kalbar.   “Sentuhan-sentuhan ini parameternya adalah kebutuhan masyarakat, bukan keinginan masyarakat, dan kita harus buka daerah-daerah yang masih terisolir,” ujarnya. (IWO/Lay).

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS