Sejumlah Guru Honor SD Memperjuangkan Nasipnya Di DPRD Sekadau

Rabu, 29 Agustus 2018


Sekadau (Sorot Post) - Kantor DPRD Kabupaten Sekadau didatangfan puluhan guru honor SD Belitang Hulu. 
Kedatangan rombongan omar bakri itu diterima oleh ketua DPRD Albertus Pinus dan wakil ketua Jefray Raja Tugam serta beberapa anggota DPRD, Musa,Liri Muri, Yodi Setiawan, Indra Brata, Aron, Hasan, Herman, Subandrio di ruang rapat komisi Senin (27/08/18).
Kedatangan rombongan omar bakri ini untuk meminta Pemerintah Kabupaten Sekadau menperhatikan nasib dan pendapatan mereka sebagai tenaga pendidik, yang mana  rata-rata mereka telah mengabdi belasan tahun di sekolahnya sebagai guru dengan pendapataan hanya dari dana BOS.

Dalam pertemuan tersebut ada enam tuntutan yang di sampaikan yanh dibacakan oleh Junaidi ketua perkumpulan guru Honor. Yang menjadi tuntutan mereka adalah pertama,mohon segera terbitkan SK bupati atau surat penugasan dari pemerintah daerah berdasarkan  Permendikbud nomor 26 tahun 2017. Yang kedua mohon segera dilantik menjadi tenaga honor daerah.

Kemudian tuntutan yang ketiga jangan menerima tenaga guru honor dari kabupaten lain. Lalu tuntutan yanh keempat kami menolak pengangkatan guru honor melalui tes, tuntutan yang kelima jangan mempersulit berkas pengangkatan guru honor daerah dan tuntutan yang terakhir kami minta kalau di angkat menjadi tenaga honor,  untuk ditempat didaerah masing-masing.

“Inilah tuntutan yang kami sampaikan, mudah-mudahan para wakil rakyat bisa menindaklanjuti tuntutan yang telah kami sampaikan,” katanya.

Sebab, katanya lagi selama ini kami hanya menerima gajih dari dana BOS hanya tiga ratus ribua perbulan. Hal ini kami alami selama belasan tahun tanpa ada perhatian dari pemerintah.

Usai rapat Ketua DPRD Albertus Pinus kepada para awak media mengatakan, bahwa hasil pertemuan ini nanti akan ditindaklanjuti. Sehingga dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyurati bupati sebagai  kepala daerah untuk mengadakan pertemuan guna mencari solusi masalah pendapatan guru honor ini.

“Rencananya, tangal 4 September akan diadakan pertemuan kembali bersama pihak eksekutif. Artinya,DPRD dan eksekutif bersama para guru honor duduk bersama untuk mencafi solusi terbaik mangatasi masalah ini,” kata Pinus. (Tarjo)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS