Penggiat Seni Rupa Ajak IWO Pameran

Jumat, 24 Agustus 2018


Makasar (Sorot Post) -Kumpulkan Penggiat Seni Se Indonesia Timur, Harper Perintis Ajak Ikatan Wartawan Online (IWO) berpartisipasi dalam gelar pameran seni rupa di hotel Harper.
Harper Aston Makassar Akan Ajak IWO di Pameran Seni Rupa 
Pameran “Celebes Art Link” yang dilaksanakan selama lima 
hari, dari tanggal 20 sampai dengan 25 November 2018 dan Pameran seni rupa akan berlangsung di Harper Perintis Makassar Aston 
Kompleks Manggala Junction, Jl. P. Kemerdekaan km 15 No. 14 A
Makassar. 

"Sebanyak 35 seniman se Indonesia Timur menjadi peserta dalam acara yang baru pertama kali di gelar tersebut," ungkap ikha Sudirman Marcom Harper, saat menerima pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulsel dan Pengurus Pusat IWO,  Jumat (24/8/2018).
Dalam pertemuan santai ini, dihadiri oleh Ketua Umum IWO, Jodhi Yudono, Sekretaris PP IWO Edward Panggabean, GM Harper, I Gede Arya Pering Arimbawa, Dewan Etik IWO Sulsel, Irhamsyah, Sekretaris PW IWO Sulsel, Hasanuddin, Kordinator Bidang OKK IWO Sulsel, Ronny dan anggota lainnya.

"Ini (kegiatan) wujud apresiasi kebudayaan melalui seni rupa, sebagai upaya untuk membangun model destinasi, pengembangan pariwisata berbasis budaya di wilayah Indonesia Tengah dan Timur," ungkap Tikha lagi. 

Dipilihnya Makassar, sambung Tikha sebagai tempat menyelenggaraan menimbang posisinya yang signifikan sebagai penghubung di Indonesia bagian tengah-timur yakni bagi jalur transportasi laut dan udara dan pertumbuhan ekonominya pun terus berkembang pesat. 

"Sebagai hub ekonomi kawasan, hotel-hotel pun terus bertumbuh memenuhi kebutuhan ekonomi dan tempat transit memberikan kenyamanan," sambungnya.

Sementara itu, GM Harper menambahkan media khususnya yang tergabung ke IWO, diberikan ruang untuk membantu untuk mempublikasikan kegiatan ini. 

"IWO kami harap bersama-sama berkontribusi di kegiatan ini sebagai upaya mendukung promosi pariwisata budaya kita," harap GM Harper. 

Ketua Umum PP IWO, Jodhi Yudono mendukung kegiatan ini karena menurutnya wartawan juga harus berada di jalan kebudayaan, untuk membuka ruang-ruang kreatif ke publik.

"Karena spirit kita membangun peradaban kebudayan kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi publik," kata Jodhi.
Selain itu, Jodhi yang juga editor dari media www. kompas.com dan sekaligus seniman menambahkan, acara seni rupa ini untuk memberikan juga ruang ke wartawan untuk mulai meliput peristiwa seni dan budaya.

"Supaya liputan kita tidak kering dan menjadi hidup. Karena sebagai balancing yang selama ini liputan yang terkait peristiwa politik," tuturnya.(IWO)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS