Pemkab Landak Bongkar Lapak Bardani Ngabang

Jumat, 03 Agustus 2018


Landak (Sorot post) - Sebanyak 32 lapak PKL di lapangan Bardadi Ngabang, Jumat tadi pagi dibongkar oleh tim gabungan. Tim tersebut terdiri dari Kecamatan Ngabang,aparatur Desa Hilir Kantor bersama sejumlah instansi terkait lainnya dilingkungan Pemkab Landak dan masyarakat. Dibongkarnya lapak para PKL itu dikarenakan tanah yang dijadikan tempat pembangunan lapak PKL di lapangan Bardanadi Ngabang itu masih dalam sengketa antara Pemkab Landak dan salah satu masyarakat pemilik tanah. Dikabarkan, pada sidang putusan perkara tanah di PN Landak, Pemkab Landak mengalami kekalahan. Namun, Pemkab Landak mengajukan banding ke PT Pontianak.

Camat Ngabang, Yosep yang ditemui saat memantau pembongkaran lapak tersebut mengatakan, pembongkaran yang dilakukan itu dalam rangka penataan kembali para PKL yang berjualan di kawasan lapangan Bardanadi Ngabang itu.

"Kita mengetahui tanah ini masih dalam proses penyelesaian sengketa antara Pemkab Landak dengan kelompok yang dianggap memiliki tempat ini. Pemkab Landak juga akan mengajukan banding untuk menyelesaikan sengketa tanah ini," ujar Yosep.

Ia menegaskan, tanah tersebut sejak awal memang digunakan untuk kegiatan masyarakat di Kecamatan Ngabang.

"Selain itu, kita juga mengetahui sejarah tanah ini. Dulunya lapangan bola ini ada di salah satu lokasi yang sudah dibangun terminal bis Ngabang. Waktu itu Kepala Kampung yang lama diminta mencari lahan untuk lapangan sepakbola yang baru. Akhirnya, didapatlah lapangan Bardanadi ini. Sebenarnya lapangan ini milik masyarakat Kecamatan Ngabang dan seluruh warga desa yang ada di Kecamatan Ngabang ini," katanya.

Menurut Yosep, setelah dilakukan pembersihan di lokasi lapangan Bardanadi Ngabang itu, nantinya akan ditentukan langkah selanjutnya.

"Kalau nanti tanah ini menjadi milik Pemkab Landak, tentunya pengelolaan tanah ini akan ditentukan Pemkab Landak sendiri," ucapnya.

Ia berharap, supaya lapangan Bardanadi tersebut bisa kembali ke Pemkab Landak supaya lokasi tersebut bisa ditata lebih baik lagi.

"Kita juga melihat lokasi ini sudah terlihat kumuh. Tentu harapan kita, supaya Kota Ngabang ini bersih dan rapi, tentunya lokasi ini bisa dikelola lebih baik lagi," harap camat.

Yosep mengakui, lokasi tanah lapangan Bardanadi tersebut merupakan bagian dari Desa Hilir Kantor.

"Makanya pihak Kecamatan Ngabang, Kades Hilir Kantor bersama aparaturnya dan pihak lainnya bekerjasama untuk melakukan pembersihan lokasi lapangan ini. Nantinyapun lapangan ini akan dimanfaatkan untuk kegiatan HUT RI ke 73 tahun 2018 ini di tingkat Desa Hilir Kantor," katanya.

Yosep juga menegaskan, para PKL yang sebelumnya berjualan dikawasan lapangan sepakbola Bardanadi Ngabang sudah dilakukan pendataan oleh Dinas Perdagangan Landak.

"Harapan kita, kalau dalam banding nanti kita menang, lokasi ini tentunya akan ditata dan dikelola lebih baik lagi. Nanti Pemkab Landak bisa bekerjasama dengan kecamatan dan desa. Hal ini supaya lapangan ini bisa menjadi aset kita. Tentu kita harapkan supaya pedagang-pedagang yang ada akan kita seleksi kembali untuk menempati lokasi ini," terangnya.

Diakui Yosep, PKL yang sebelumnya berjualan di lapangan Bardanadi memang sudah mencari tempat jualan masing-masing untuk sementara waktu.

"Data para PKL ini ada di Dinas Perdagangan Landak. Awalnyakan kita akan melakukan seleksi kembali terhadap PKL itu. Namun, dikarenakan dari Pemkab Landak belum mengizinkan dan lokasi ini terkesan kumuh, harapan kita kalau dibangun kembali, tempat ini bisa ditata dengan baik," pinta Yosep lagi.

Ditambahkannya, lapangan Bardanadi memang berada dijantung Kota Ngabang.

"Kalau lokasi tersebut terlihat kumuh, tentu tidak indah untuk dipandang mata. Kita tidak mau melihat kota kita ini kumuh. Saya berharap secepatnya lokasi ini ditata, sehingga masyarakat kita yang akan berusaha bisa kita tampung lebih banyak lagi dilokasi ini," harapnya.

Sementara itu, Kades Hilir Kantor Kecamatan Ngabang, Yohanes menegaskan, pada dasarnya pihak desa mendukung adanya kebijakan dari pemerintah untuk menata kembali lapangan Bardanadi tersebut.

"Makanya, kita melakukan pembongkaran lapak PKL ini supaya terlihat indah. Kalau kota kita ini terkesan kumuh, tentu tidak elok dipandang mata. Orang akan bertanya, kemana sih kebersihan kita dan lain sebagainya ketika memandang kawasan yang kumuh ini," katanya (Nes/Dev)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS