Iklan Hari Pahlawan nasional 10 Nov 2018

KPU Telah Tetapkan Lokasi Alat Peraga Kampanye Caleg

Jumat, 24 Agustus 2018


Landak (Sorot Post)- Sejumlah titik tempat pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) pada Pemilu 2019 di Kabupaten Landak sudah ditetapkan KPU Landak. Selain itu ditetapkan juga lokasi kampanye. Penetapan tersebut dilakukan pada pelaksanaan Rakor yang digelar di aula Sekretariat KPU Landak, Jumat (24/8). Rakor yang dipimpin Ketua KPU Landak, Herkulanus Yacobus itu, dihadiri juga Wabup Landak, Herculanus Heriadi, sejumlah jajaran Forkopimda, empat Komisioner KPU Landak, Ketua Bawaslu Landak, Petrus Kanisius dan peserta lainnya.

Menurut Komisioner KPU Landak, Mikael mengatakan, tahapan kampanye Pemilu 2019 akan dimulai pada 23 September 2018 sampai 23 April 2019 mendatang.

"Masa kampanye akan dilakukan kurang lebih delapan bulan. Nah, agar pemasangan APK itu terlihat rapi dan indah, pada PKPU No. 23 sudah diatur jika kita harus menentukan titik-titik pemasangan APK supaya tidak semrawut," ujar Mikael yang ditemui usai Rakor.

Dikatakannya, dalam Rakor itu disepakati pemasangan APK boleh dipasang di semua dusun dalam satu desa. Namun, tentunya harus memperhatikan larangan-larangan tempat pemasangan APK tersebut.

"Tempat-tempat itu seperti di rumah ibadah, perkantoran pemerintah, sekolah, komplek TNI/Polri dan larangan lainnya," jelas Mikael.

Sedangkan, untuk pemasangan APK di Kota Ngabang dan sekitarnya, juga harus diperhatikan sejumlah hal.

"Kita mulai dari rumah dinas Wabup Landak. Di depan maupun disebarang jalan rumah dinas itu, tidak diperkenankan untuk pemasangan APK. Selain itu, di simpang jalan menuju Serimbu, juga tidak boleh dipasang APK. Hal ini dikarenakan simpang jalan tersebut terlalu dekat dengan bangunan SD yang notabenenya harus bersih dari APK, " kata Komisioner KPU Landak dua periode ini.

Selain itu, di jembatan lama dan jembatan baru juga tidak boleh dipasang APK. Kecuali, kalau disekitar jembatan itu ada bilboard atau papan iklan, boleh dipasang APK. Namun hal itupun harus ada izin dari pemilik bilboard, baik pemerintah maupun swasta.

"Pemasangan APK juga tidak boleh dipasang dikawasan tugu Geram Ngabang yang berdekatan dengan rumah dinas Bupati Landak. Selain itu,
di depan rumah ibadah seperti Gereja juga tidak boleh dipasang APK. Kecuali, kalau ada ucapan selamat Natal pada Desember nanti. Spanduk ucapan boleh dipasang dipagar Gereja. Namun waktu pemasangannya kita beri waktu dari tanggal 20 Desember 2018 hingga 3 Januari 2019 mendatang. Setelah itu, kita mohon masing-masing Caleg dan Parpol bisa menertibkan APK tersebut," pintanya.

Ia juga menjelaskan, APK tidak diperkenankan untuk dipasang di tugu pahlawan Ngabang. Demikian juga dilokasi terminal tidak boleh dipasang APK. Aku Kecuali jika ada bilboard.

"Kita beralih dikawasan tugu air mancur KM 2. Ditempat inipun tidak boleh dipasang APK. Kecuali, di Sekretariat Parpol. Simpang menuju GOR Patih Gumantar juga tidak boleh dipasang APK. Demikian juga tugu simpang jalan menuju PTPN Ngabang juga tidak boleh. APK juga tidak boleh dipasang dipohon-pohon," tegas Mikael.

Ia mengatakan, jika titik pemasangan APK itu tidak ditentukan, ia mengkhawatirkan pemasangan APK itu bisa dipasang disembarang tempat dan semrawut.

"Penentuan titik pemasangan APK dan lokasi rapat umum inipun nantinya akan disosialisasikan Pemkab Landak kepada para camat, kades, Ketua PPK dan Ketua Panwascam. Nantinya, penentuan titik pemasangan APK dan lokasi kampanye itu akan kita buatkan semacam keputusan dari KPU. Kami juga akan melakukan sosialisasi hal tersebut kepada pengurus Parpol peserta Pemilu 2019. Diharapkan, pengurus Parpol bisa mensosialisasikannya lagi kepada para Calegnya," pintanya (Nes/Vi)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS