Iklan Hari Pahlawan nasional 10 Nov 2018

Bekas Kantor BAPPEDA Terkesan Dibiarkan, DPRD minta Pemerintah Ambil Inisiatif

Rabu, 07 Maret 2018

Poto :bekas Kantor Bappeda Kabupaten Landak

Landak (Sorot Post) - Bangunan bekas Kantor BAPPEDA kabupaten Landak Kalimantan Barat kini menjadi bangunan yang kotor dan rusak selayaknya tempat penampungan gelandangan dan para preman,  kendati bekas bangunan  BAPPEDA yang tidak jauh dari jalan raya ini didaerah dengoan  yang berdekatan satu jalur dengan bangunan baru kantor BAPPEDA dan Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman Kawasan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Landak.
Poto :Lipinus, S. Sos DPRD Kabupaten Landak

Bangunan bekas kantor BAPPEDA sejatinya dibiarkan begitu saja dan seolah-olah tidak ada tuannya, apalagi uang Negara yang diperuntukan untuk membangun kantor tersebut terkesan disia-siakan jadi faktanya,  bangunan yang semestinya dirawat dan dijaga tapi justru dibiarkan dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
poto:kondisi ruangan bekas kantor BAPPEDA kabupaten Landak

Berdasarkan pantauan Media ini di lokasi rabu pagi waktu setempat (7/3/18), bangunan yang nilainya ratusan juta ini tidak difungsikan lagi, dan kini Bangunan BAPPEDA  sudah berubah bagaimana terlihat dibagian  jendela-jendela kaca disetiap ruangan,    pintu kaca,  dinding kaca,  bahkan ruang aula pertemuan,  semua kacanya pecah, dan pecahan-pecahan kaca berkelimpangan disetiap lantai dan ruangan yang diduga diakibatkan oleh lembaran batu.

Selain itu pantauan media ini melihat bukan hanya kaca-kaca yang pecah dibagian dinding dan pintu ruangan terlihat ada yang dicoret coret.
Lipinus, Sos Anggota DPRD Kabupaten Landak komisi C. hari yang sama pada rabu, (7/3/18) pagi diruang komisi C,  mengatakan bangunan kantor BAPPEDA yang saat ini kosong seharusnya digunakan sebagaimana mestinya karna itu menyangkut aset yang harus dipertahankan dan juga harus dihuni dan harus ditempati sesuai dengan jabatan bagian Pemerintah Daerah.
"Dalam hal ini kalau kantor BAPPEDA dibiarkan tentunya ini salah satu kerugian pada Pemerintah kenapa bangunan itu tidak ditempati bagaimana mestinya. kalau bangunan itu tidak ditempati maka itu merupakan sebuah kerugian dari Pemerintah itu sendiri,"papar Lipinus. 
Seharusnya bangunan BAPPEDA itu yang tidak digunakan saat ini bisa saja dialihkan kepada dinas-dinas lain yang mungkin dalam hal ini tidak ada tempat gedung untuk kantor.
"Dalam hal ini bisa diarahkan kepada yang tadinya bangunan yang tidak ditempati itu. kita berharap kepada Pemerintah setempat agar Pemerintah melihat kembali bangunan BAPPEDA itu agar bisa difungsikan sebagaimana mestinya,  sehingga aset bangunan bekas kantor BAPPEDA ini berfungsi dengan baik,  ditempati atau dimanfaatkan dan diharapkan Pemerintah bisa mengambil inisiatif, "harap Lipinus.(Yh) 

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS