Ini Tanggapan Karolin Calon Gubenur Kalbar Masalah Isu Pemekaran

Jumat, 12 Januari 2018



Pontianak (Sorot Post) -Pertarungan Pilgub Kalbar 2018 sudah mulai terasa. Masing-masing bakal Pasangan Calon (Paslon) telah melemparkan ide dan gagasan untuk membangun Kalbar lebih baik lagi kedepan.

Salah satu isu yang hangat diperbincangkan saat ini dan sebelumnya telah dihembuskan oleh dua Bapaslon yakni, Midji - Norsan dan Milton - Boyman adalah isu pemekaran wilayah khususnya Provinsi Kapuas Raya.

Hal berbeda justru diungkapkan oleh wanita satu-satunya yang mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalbar 2018, Karolin Margret Natasa. Ia berpandangan dirinya cukup bersikap realistis terhadap isu tersebut.

"Apa yang kita sampaikan harus realistis. Saya kira masyarakat menilai bahwa dalam 10 tahun ini, Pemrov Kalbar tidak pernah anti terhadap pemekaran," ujar Karolin saat melakukan konferensi pers di Kantor KPUD Kalbar, Rabu (10/1) siang.

Karolin mengakui tujuan dilaksanakannya pemekaran wilayah adalah guna mempercepat pemerataan pembangunan, sehingga masyarakat menjadi lebih sejahtera. Akan tetapi patut disadari bahwa kewenangan sepenuhnya berada di Pemerintah Pusat.

"Kewenangan bukan berada ditangan kita dan tidak dapat menjanjikan sesuatu yang bukan berada ditangan kita. Itu namanya tidak realistis," kata Karolin.

Sebagai seorang politis yang telah banyak mengunjungi wilayah-wilayah yang ada di Kalbar, Karolin mengaku memiliki semangat untuk mewujudkan pemekaran tersebut.

"Jadi pemekaran itu, tentunya kita akan melihat sikap dari Pemerintah Pusat. Kapan pun Pemerintah Pusat siap, kita jauh lebih sudah siap lagi," tegas Bupati Landak ini.(Yh)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS