Junaidi Raja : Masyarakat Perumnas IV Ngurus Izin di Kubu Raya

Kamis, 28 September 2017

 KUBU RAYA (Sorot Post) -Aksi yang digelar oleh sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Forum peduli Masyarakat Perumnas IV di Kantor Gubernur dan DPRD Kalbar, pada Hari Rabu (27/9/2017), ditanggapi dingin Kepala Desa Ampera Raya Junaidi Raja. Ditemui media ini di Kantornya Junaidi, mengatakan bahwa penyampaikan aspirasi ke pemerintah merupakan hak setiap warga negara dan sah-sah saja dilakukan.


Namun begitu pihaknya perlu meluruskan bahwa sampai saat ini tiga dusun yang ada, yakni Dusun Ampera, Dusun Perumnas IV dan Dusun Anom menjadi bagian Desa Ampera Raya Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Secara administratif, baik kependudukan maupun perizinan masyarakat ditiga dusun tersebut mendapat pelayanan dengan baik dan profesional.

Menurutnya, selama ini pengurusan administrasi di Pemdes Ampera Raya berjalan lancar tanpa kendala. Pihaknya tidak pernah membeda-bedakan maupun mempersulit setiap urusan yang diinginkan masyarakat. “Jangankan yang mengantongi KTP Kubu Raya, warga yang masih memegang KTP diluar wilayah saja apabila persyaratannya lengkap akan dilayani dengan profesional,” ujar Junaidi.

Misalnya saja dalam hal pengurusan izin usaha, izin lingkungan maupun SPT, masyarakat khususnya di dusun Perumnas IV tetap mengurusnya di Pemdes Ampera Raya. Warga yang berdomisili di Perumnas IV kebanyakan mengeluh selalu ditolak pihak kelurahan Saigon saat hendak mengurus perizinan dengan alasan kedudukan tempat usaha terkait perizinan harus berdasarkan sertifikat dimana domisili perusahaan berada, maka domainnya ada di Kubu Raya dalam hal ini ada di Desa Ampera Raya. Namun tidak demikian jika warga Perumnas IV mengajukan pengurusan KTP maupun KK selalu dilayani. “Inikan jadi rancu dan menimbulkan ketidaktertiban administrasi pemerintahan,” katanya.

Diungkapkannya pula, tidak saja usaha berskala besar seperti Alfamart maupun indomaret yang mengantongi izin usaha dari Kubu Raya, Perum Perumnas IV sendiri saat membangun perumahan di Jalan Semandang, Ambawang Raya, Sekayam Raya mengajukan izin lingkungannya ke Desa Ampera Raya dan IMB ke Pemkab Kubu Raya.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Ampera Raya Jamal Kan AD, menegaskan baik secara defacto maupun dejure, keberadaan wilayah Perumnas IV masuk kedalam Kabupaten Kubu Raya. Ditinjau secara Defacto bisa dibuktikan dengan keberadaan sarana pendidikan SDN 41 yang sejak dulu berada dibawah naungan Diknas Kab. Pontianak sekarang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Kubu Raya.

Sedangkan ditinjau secara dejure, bisa dibuktikan dengan kedudukan sertifikat rumah warga yang dikeluarkan oleh BPN Kab. Kubu Raya. “Jadi saya rasa disini sudah sangat jelas sekali dimana sebenarnya kedudukan wilayah Dusun Perumnas IV berada. Sedangkan menyoal infrastruktur jalan di wilayah Perumnas IV yang belum dapat dibangun, ini dikarenakan adanya masyarakat diwilayah itu yang menginginkan masuk ke Kota Pontianak, hingga memicu persoalan batas yang penyelesaiannya tengah bergulir ditingkat provinsi,” papar Jamal Kan.

Jamal Kan AD, berharap Pemerintah Provinsi Kalbar dapat objektif dalam menyelesaikan persoalan ini dan bisa melihat fakta yang benar-benar ada dilapangan saat peninjauan batas wilayah Perumnas IV beberapa waktu lalu. (jojo)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS