Pembangunan Sarang Burung Walet Pak Atat Ambruk, 2 Pekerja Tewas Ditempat

Selasa, 29 Agustus 2017

Landak (Sorot Post) -  Selasa (19/8/18) Sore  tadi sekitar pukul 14:30 wib  telah terjadi musibah bangunan rumah sarang burung walet atas nama atat di daerah dusun Hilir Tengah 1  Desa Raja Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak tiba-tiba ambruk.
menurut informasi yang dihimbun dilapangan adalah bangunan sarang burung walet tersebut sedang dalam proses penbuatan oleh 6 orang pekerja. 1 Orang pekerja mengerjakan dibagian bawah sebagai Tukang aduk Semen, sedangkan 4 pekerja lainnya memasang Kawat Simpai dan 1 Orang pekerja lagi sebagai kepala tukang berada pada bagian atas.
Akibat dari robohnya bangunan rumah sarang burung walet terdapat 2 Orang meninggal dunia, 3 Orang Luka Berat dan 1 Orang luka Ringan.
Berikut data identitas para korban
(1). Ya.Jaelani ,35 tahun, islam ,swasta.Dsn.Pulau bendu GG.Famili. (Meninggal Dunia)
(2). Daen Sanusi,lakis.Swasta.54 thn.Gg keluarga dsn Pulau bendu (Meninggal Dunia)
(3). Safri,32 tahun,lakis,Swasta .Dsn.Pulau bendu Gg.Satelit.( Luka Berat di rujuk ke RSUD Antonius)
(4). Jamani als Pak Beben, 54 Tahun Islam, Sungai Buluh Hilir Kantor (Luka Berat)
(5) Chairulmansyah als Hendra, 46 tahun .lakis,Kampung lalang ds.Hilir tengah Korban selamat.
(6).Pak Ngah Als Hamdan, 60 Tahun,Lakis,Swasta ,Gg.Satelit Pulau bendu, mengalami luka ringan mengalami keseleo  bagian kaki.
Menurut penuturan korban Khairumansyah (46) mengatakan, tiba-tiba suara bergemuruh lalu bangunan runtuh. Waktu itu ia sedang mengecor dinding di lantai 2 tersebut.
Belum sempat melarikan diri, ia dan keempat rekannya telah tertimbun dinding bangunan setinggi 18 meter tersebut. Satu rekannya yang lain berhasil melarikan diri dan meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk mengeluarkannya dari reruntuhan. "Sampai kira2 katanya setengah jam baru bisa keluar," kata pria yang sudah 22 tahun menjadi pekerja bangunan walet ini.

Penyebab runtuhnya bangunan tersebut menurutnya karena kekuatan di lantai dua yang tidak kuat menopang berat bangunan di atasnya. Selain itu, dua korban lainnya yakni Sap dan Beben yang mengalami patah tulang cukup parah langsung dirujuk ke rumah sakit di Pontianak. (Red.Y)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS