Warga Kuala Behe Tewas Tertimbun Tanah PETI

Jumat, 14 Juli 2017

Kuala Behe,landak (Sorot Post) - Kembali aktifitas Penambang Emas Tanpa Ijin (Peti) menelan korban jiwa, kali ini kejadian tersebut terjadi di Dusun Kurnia, Desa Semedang, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak pada Kamis (13/7) siang.

"Iya kemarin ada kejadian penambang emas tertimbun tanah di lokasi peti, lokasinya sekitar 2 KM dari Dusun Kurnia. Satu orang meninggal dunia," ujar Kepala Desa (Kades) Semedang Hitri Yusuf dihubunggi  pada Jumat (14/7) pagi.

Dikatakan Kades, kejadian itu diperkirakan antara jam 12 sampai jam satu siang. Dimana saat itu ada empat orang yang sedang melakukan aktifitas Peti. "Korban yang meninggal dunia atas nama Resi Saputra (20), warga Desa Kuala Behe dan kemarin sudah dimakamkan," terang Kades.

Sedangkan tiga rekan korban lainnya yang selamat adalah Dedi (30), Bujang Lapo (24), Uteh (26) an merupakan warga Belimbing mengalami luka-luka. "Untuk yang tiga orang lainnya hanya mengalami luka-luka, dan sudah bisa beraktifitas seperti biasa," jelasnya.

Kades juga menyanpaikan aktifitas Peti memang sudah dilarang keras, sebagian masyarakat juga sudah ada yang menyadari karena beresiko tinggi. "Pedahal belum satu minggu yang lalu kami baru berikan sosialisasi dan himbauan tentang Peti," katanya.

Diakuinya juga untuk di Desa yang ia pimpin sudah mulai berkurang aktifitas Peti. "Kalau sekarang memang sudah jarang lagi yang kerja Peti, karena memang lokasi sudah mulai habis dan hasil sekarang tidak banyak lagi. Istilahnya memang sudah banyak yang gulung tikar," bebernya.

Berdasarkan informasi yang didapat dari sumber yang terpercaya, untuk kronologi kejadian itu bermula saat empat pekerja lagi nyemprot di dinding tanah di kedalaman sekitar 7 meter. Dimana dengan posisi dinding tanah saat itu agak miring.

Kemudian saat nyemprot, tiba-tiba tanah longsor dan para pekerja memang sempat lari. Tapi korban atas nama Resi Saputra tidak bisa lari karena kaki tersangkut di paralon yang besar sehingga tertimbun. Sedangkan dua rekannya berhasil lari dengan aman.

Sedangkan satu lagi rekannya ada yang tertimbun longsor juga, namun tangan masih terlihat. Kemudian dua rekannya berhasil menarik tangan tersebut dan akhirnya diselamatkan. Sedangkan Resi Saputra tidak tertolong. Sebelum akhirnya diberitahu kepada warga kampung.

Hingga berita ini di turunkan, belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian (Sumber Tribun. Red. Y)


Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS