Penyebab Kematian TKI Asal Menyuke Di Negara Malasyia Masih Misteri

Rabu, 03 Mei 2017

Landak (Sorot Post) - Seorang warga  asal Dusun Segunting Date Desa Kayuara Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak Kalimantan Barat  yang bekerja mengadu nasip di Negara Malaysia  pulang bernyawa lagi alias meninggal dunia Pada hari kamis tanggal 20 April 2017 lalu di tempat dia bekerja.
Pulang kekampung halaman bukannya membawa uang tetapi membawa peti mayat dan kain kapan,  ulas warga yang hadir saat melayat dikediaman orang tuanya (29/4/2017) waktu lalu.
Minu Martinus (30) alias mino yang bekerja di daerah Sibu Malaysia meninggal dunia diduga meninggal akibat kecelakaan kerja di perusahaan milik Company Waksano Sarawak jalan Sibu Jaya Oya lama batu 8 Sarawak Malaysia pada saat membantu bosnya.
“Jenazah Minu dipulangkan ke kampung halamannya di dusun Segunting Date Sabtu (29/4) malam menggunakan pesawat dari Kuala Lumpur menuju Jakarta dan Pontianak. jenazah Mino diberangkat dari bandara supadio menuju kampung halamannya menggunakan mobil rental, dan korban dikebumikan oleh keluarganya pada minggu  (30/4) lalu di dusun Date Desa Kayuara.
Setibanya jenazah Minu dikampung halamannya, Junis pihak kelurga dari Bapak almarhum mengaku kenazah Minu tidak perlu di otopsi lagi, karena biayanya  sudah rampung, syukur-syukurlah jenazahnya bisa sampai kepada pihak kelurga dan Kami pihak keluarga korban baik dari mama almarhum dan pihak keluarga bapak almahum tadi sudah sepakat dan bahkan kesepakatan sudah ditandatangani,” ujar Junis.

Diakui pihak keluarganya, bahwa almarhum minu jarang pulang ke kampung halamannya, setahun sekali belum tentu ada, kalaulah almarhum pulang ke kampung, paling seminggu sudah pulang ke malaysia tempat dia bekerja, ya kita bersyukur jenazahnya bisa sampai ke pihak keluarga,” katanya.

Menurut Belo teman almarhum yang pada saat itu teman kerja diperusahaan yang mengerjakan mereka untuk bekerja bahwa pagi itu kami turun bekerja pada siang harinya kami Istirahat makan. Dan setelah selesai makan siang, kami sempat cerita yang lucu-lucu bersama korban.
Pada pukul 13.00 siang, kami turun bekerja lagi,  saat itu korban di panggil oleh bos untuk membantunya bekerja.
Karena kami tidak dipanggil bos, kamipun langsung menuju masing-masing kontrak kami bekerja. Sementara tempat kami bekerja dengan korban berjauhan sekitar 5 menit berjalan kaki,”  cerita Belo.

” Korban meninggal kamis (20/4) pada pukul 14.00 siang dan meninggalnya korban diketahuinya dari bos tempat mereka bekerja, korban meninggal saya tahu dari bos, namun penyebab meninggalnya korban, bos tidak memberitahu kami,” terang Belo.

Ditempat yang sama Tugo teman korban juga menjelaskan hal yang sama, penyebab kematian Minu tidak diketahuinya. Saya tidak tahu apa yang menyebabkan korban sampai meninggal, saya hanya tahu dari bos tempat kami bekerja bahwa minu sudah meninggal. Menurut Tugo, bahwa korban baru bekerja kurang lebih satu bulan di perusahaan milik Company Waksano Sibu Sarawak.(Red/ Sartiman)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS