Kerjasama Pemkab Melawi dengan WWF Untuk Pengelolaan SDA Berkelanjutan

Selasa, 30 Mei 2017

Melawi (Sorot Post) - Dinas pertanian  kabupaten Melawi bekerja sama dengan WWF  dan SBK melaksanakan workshop tentang pertanian Terpadu menuju ketahanan pangan dan kegiatan di buka oleh Bupati Kabupaten Melawi panji s.sos, dan dihadiri oleh kepala bappeda, perwakilan kapolres melawi, Lo kodim camat Ng. pinoh dan Menukung, kepala desa serta utusan kelompok tani, bpd serta para masyarakat pemerhatin pertanian selasa (30/5/) pagi tadi.

Dalam sambutan perwakilan WWF menyatakan komitmennya untuk bersama pemerintah mewujudkan ketahanan pangan masyarakat tani terutama di sekitar kawasan hutan lindung, dalam rangka memberikan solusi kepada warga untuk dapat hidup dan berkembang di kawasan sekitar hutan, paparnya.

begitu halnya juga dissmpaikan oleh Plt kadis pertanian, Oslan junaidi,S.Sos menyampaikan bahwa kedepan akan di jalin kesepakatan  bersama antara wwf dan pemkab melawi yang ditanda tangani secara bersama dan workshop ini adalah kegiatan tahap ke 3 yg diadakan untuk memantapkan program sebelum penanda tanganan kesepatakan tersebut dan selain bekerja sama dengan wwf, kerjasama juga memjalin dengan pihak batan untuk boleh membantu masyarakat petani sehingga semua lembaga atau perusahaan di melawi dapat berkontribusi bagi pembagunan pertanian, papar Oslan.

Demikian dalam sambutan  Panji S. Sos. Bupati Kabupaten Melawi, sangat mendukung kerjasama yang dapat memajukan rakyat pertanian di melawi terutama sekali bagi kesepakatan yg dapat operasional bukan yg muluk-muluk, dan Panji juga memuji bahwa modal dasar para petani yang Telah di miliki adalah semangat juang, kerja keras.
"sementara belum adalah teknologi panca usaha tani serta manajemen keuangan. Hal ini sangat penting untuk di ingatkan supaya semua pihak terutama para petani untuk boleh berubah seiring dengan  perubahan dan kemajuan zaman", ujar panji.
Kepala Desa Nanga Siyai Markus mengatakan Potensi lahan cetak sawah dan lahan pertanian ada tapi dalam pembiayaannya masih belum ada dan kami yang didesa sangat mengharapkan dari pihak terkait atau dinas terkait bisa membantu kami terutama dari Dinas Pertanian dan WWF. karena ketahanan pangan di desa sangat di butuhkan 

Tambahnya, Harapan desa siyai agar program ini dapat terealisasi dengan baik dan benar-benar diterapkan kepada masyarakat jangan hanya di sosialisasikan saja tapi harus lah di terapkan supaya ketahanan pangan yang di daerah bisa tertutupi. pungkasnya. ( Hadi/ferdinan)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS