Bupati Landak Sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban

Selasa, 04 April 2017

Landak (Sorot Post- Pj. Bupati Landak, Ir. Jakius sinyor mengatakan, pokok-pokok capaian kinerja keuangan pemerintah kabupaten Landak yang tercermin dalam laporan realisasi APBD tahun anggaran 2016 pemerintah kabupaten Landak sebelum hasil audit BPK RI dapat kami laporkan

 
" Perhitungan pendapatan daerah.

Realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2016 sebesar Rp. 1.322.988.086.696,42 atau 97,30 persen dari pendapatan daerah setelah perubahan yang dianggarkan sebesar Rp. 1.359.768.599.891,00 dengan rincian sebagai berikut," jelas Jakius pada rapat paripurna ke-2 masa sidang ke-II tahun 2017 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Landak tentang penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2016 oleh Bupati Landak diaula utama kantor DPRD Landak Senin (3/4/2017)
Dijelaskan Jakius, bahwa Pendapatan asli daerah dari jumlah yang dianggarkan sebesar Rp.55.810.971.984,00 berhasil direalisasi sebesar Rp. 57.069.801.666,42 atau mencapai 101,52 persen. Pendapatan transfer dari yang dianggarkan sebesar Rp. 1.198.734.505.907,00 berhasil direalisasi sebesar Rp. 1.163.122.822.303,00 atau mencapai 97,03 persen.
Rapat paripurna tentang penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2016 oleh Bupati Landak tersebut. Rapat dipimpin langsung oleh wakil ketua 1 DPRD Landak, Oktapius yang didampingi wakil ketua 2 DPRD Landak Sabinus dan 19 anggota DPRD Landak yang hadir dari 33 anggota Dewan serta dihadiri oleh Kepala dinas, kepala Badan dan Kepala Bagian dilingkungan pemda Landak.
Menurut Jakius, lain lain pendapatan yang sah dari yang dianggarkan sebesar Rp. 105.223.122.000,00 berhasil direalisasi sebesar Rp. 102.795.463.000,00 atau mencapai 97,69 persen. Sedangkan perhitungan anggaran belanja daerah, realisasi belanja daerah sebesar Rp. 1.215.485.756.352,53 atau 92,16 persen dari belanja setelah perubahan yang dianggarkan sebesar Rp.1.318.927.039.407,21 dengan rincian belanja operasi.
Belanja operasi terdiri dari: belanja pegawai, belanja barang, bunga, hibah, bantuan sosial dan belanja bantuan keuangan kepada pemerintah desa. Untuk belanja operasi, dana yang dianggarkan sebesar Rp. 768.717.840.556,21 dan dapat direalisasi sebesar Rp.706.366.502.644,54 atau sebesar 91,39 persen.
Belanja modal adalah belanja dalam pengadaan aset tetap. Dana yang dianggarkan untuk belanja ini sebesar Rp. 549.236.488.851,00 dan dapat direalisasi sebesar Rp.508.775.572.707,99 atau sebesar 92,63 persen. Sedangkan belanja tidak terduga sebesar Rp.972.710.000,00 terealisasi sebesar Rp. 343.681.000,00 atau sebesar 35,33 persen.
Dalam APBD kabupaten Landak tahun 2016, telah ditetapkan penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 101.363.652.516,24 realisasi sebesar Rp.101.363.652.516,24 atau mencapai 100 persen. Pengeluaran pembiayaan anggaran tahun 2016 sebesar Rp. 9.825.000.000,00 dengan realisasi sebesar Rp. 4.875.000.000,00 atau 49,62 persen.
Wakil Ketua DPRD Landak, Oktapius usai rapat paripurna langsung mengadakan rapat dengan beberapa perwakilan fraksi di DPRD Landak, selesai paripurna ini kita akan mengadakan rapat pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna menyikapi laporan keterangan pertanggungjaban Pj. Bupati Landak ini," jelas Oktapius singkat. (SN)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS