Iklan Hari Pahlawan nasional 10 Nov 2018

Melawi Miliki Gedung Mewah Yang Baru

Jumat, 27 Januari 2017


Melawi (Sorot Post) - Gedung Instalasi Farmasi yang baru selesai dibangun melalui APBN tahun 2016. diresmikan langsung oleh Bupati Melawi, Panji, pada hari Kamis (26/01)
Peresmian ditandai dengan gunting pita oleh Ketua TP PKK.Hj Nurbetty Eka Mulyastri Panji. dan penandatangangan prasasti peresmian oleh Bupati Melawi, dan setelah itu Bupati yang selalu didampingi  Ketua TP. PKK Melawi bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Andy Jap meninjau langsung fasilitas yang ada di gedung baru Farmasi itu
Panji, pada kesempatan itu samgat berharap, bangunan yang megah harus dibarengi dengan perbaikan pelayanan.

Sementara, Plt kepala dinas kesehatan Melawi dr Ahmad Jawahir mengatakan, gedung tersebut dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016 dengan sebesar Rp Rp 10.235.120.000 yang dikerjakan oleh CV.PT Kreasindo Putra Bangsa.

Selain pembangunan gedung instalasi Farmasi, DAK kesehatan  2016 juga untuk pembangunan fasilitas kesehatan lainnya, seperti gedung kebidanan, gedung jenazah, gedung laundry di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Melawi, serta pembangunan sejumlah gedung rawat inap Pusat kesehatan masyarakat.
Saat menyampaikan sambutan dr Jawahir merasa sangat terharu, dia sempat berhenti sejenak karena suaranya tiba-tiba parau. Jawahir mengaku bangga karena bisa menyelesaikan gedung termegah tersebut
Sementara,  pada kesempatan yang sama juga, Andy Jap menganggap gedung instalasi farmasi sebagai gedung termegah di kabupaten dan kota yang ada di Kalbar.
“Saya iri melihat gedung ini. Di provinsi saja tidak punya. Ini terbesar dan termegah, dari seluruh kabupaten kota yang ada di Kalbar,” kata Andy Jap.
Andy Jap juga mengatakan, dengan dibangunnya gedung semegah ini, secara tidak langsung kepala dinas kesehatan Melawi telah menjadi provokator bagi daerah lain, sehingga mereka juga berlomba-lomba membangun gedung yang sama.“Nanti kabupaten dan kota lain di Kalbar juga kepingin untuk ngajukan proposal ke Provinsi,” katanya disambut tawa hadirin.
Andy menambahkan, dana APBN bisa dipergunakan untuk membangun apa saja, termasuk pembangunan gedung farmasi dan puskesmas rawat inap yang telah dibangun pemkab Melawi, sepanjang pembangunan tersebut untuk kepentingan pelayanan kesehatan.“Yang tidak boleh itu kalau pembangunannya di mark up, pembangunannya bertimpa atau pembangunan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat, namun sepanjang untuk pembangunan demi pelayanan silahkan” ujarnya.

Andy juga berpesan, jika pemkab mendapatkan kucuran DAK harus dikelola dengan baik dan benar, sebab belum tentu setiap tahun kabupaten akan mendapatkan DAK untuk kepentingan publik."Jangan disia-siakan DAK yang ada, silahkan kelola dengan benar, jangan sampai membangun bangunan yang mubajir. Namun, demikian, kata Andy hal yang terpenting dan harus diperhatikan adalah, bukan bangunan yang megah melainkan pelayanan kepada masyarakat. Sebab masyarakat tidak akan melihat megahnya sebuah bangunan melainkan pelayanannya. “Percuma saja kalau dibangun gedung megah namun pelayanannya jelek, jadi kalau bangunan megah harus diimbangi dengan pelayanan,”pungkasnya (mnl/Hadi/Leo)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS