Iklan Hari Pahlawan nasional 10 Nov 2018

Mahasiswi STKIP Pamane Talino Landak Ditusuk Oleh Teman Satu Kosnya

Jumat, 09 Desember 2016

Landak (Sorot Post)  -  Entah apa yang ada di pikiran FT (17) sehingga dengan tega menghujamkan pisau kepada teman sesama wanita Winda (23), yang juga merupakan teman satu Kos sehingga menggalami luka yang cukup serius.


Kejadian memilukan itu terjadi di satu diantara Indekos yang berada di Komplek BTN Bali Permai 2, atau lebih tepatnya di kamar Indekos milik korban sendiri pada Rabu (7/12) sekitar pukul 11.30 WIB.

Setelah kejadian tersebut, Korban yang merupakan mahasiswi STKIP Pamane Talino  (Pata) Ngabang dan juga Guru disalah satu TK di Ngabang itu harus dilarikan ke RSUD Landak karena menggalami luka yang cukup serius. Sedangkan FT diamankan pihak Kepolisian.

Saksi mata yang juga teman satu kosnya pelaku dan korban Bertha menerangkan, awalnya tidak mengira kejadian itu bisa terjadi. Karena hari itu suasana di dalam kos biasa-biasa saja dan tidak ada saling curiga.

"Siang itu saya sama Ester (teman satu kamar) hanya dengar ada suara minta tolong dari dalam kamar Winda, lalu kami datanggi. Saya sempat tanya kamu kenapa Winda, tapi tidak dijawab," ujar Bertha kepada wartawan pada Kamis (8/12).

Lanjutnya lagi, karena saat itu kamar Winda dalam keadaan terkunci dari dalam. Dirinya bersama teman satu kamar berusaha membuka pintu, untuk mengetahui kejadian yang terjadi di dalam kamar tersebut.

"Pintu di kunci dari dalam, tapi musik house juga terpasang dari dalam kamar. Lalu saya sama Ester dobrak pintu, baru pintu bisa terbuka. Di situ saya lihat Winda sudah berlumuran darah," ceritanya.

Kemudian dirinya bersama teman satu kamar menggendong Winda ke rumah tetangga dan minta pertolongan. Sempat dibawa ke puskesmas, namun karena luka parah lalu di bawa ke RSUD Landak.

"Pelaku ni sempat lari ke dalam kamarnya di nomor 4, pas di sebelah kamar kami nomor 5. Kamar Winda tempat kejadian tu nomor 1, mereka masing-masing satu kamar. Kalau saya berdua dalam satu kamar," jelasnya.

Tidak lama berselang polisi pun datang ke Indekos tersebut, dan berhasil membawa FT untuk diamankan. "Pelaku sih ndak melawan, langsung dibawa polisi. Pakai pisau dapur punya Winda dia nusuknya tu," bebernya.

Disampaikannya lagi, FT sendiri merupakan warga baru di kos tersebut. Sedangkan Winda dan dirinya sudah termasuk lama. "Kami semua ni kawan, selama ini tidak ada masalah. Kalau pelaku ni baru satu bulan satu minggu tinggal di sini," terangnya.

Pelaku sendiri diketahui warga Kecamatan Sengah Temila, sedangkan korban merupakan warga Kecamatan Air Besar. "Pelaku ni sudah lulus SMA, katanya kemarin kerja di Ngabang niapi sudah beberapa minggu ndak kerja lagi," tuturnya.

Informasi yang ia dapatkan setelah menjengguk korban di RSUD, terdapat beberapa tusukan di tubuh korban. "Kalau tidak salah itu ada sembilan tusukan, ada yang dibadan dan ada yang di bagian kepala juga," tambahnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Landak AKP Sutrisno menuturkan belum diketahui pasti apa motif dari penusukan tersebut. "Pelaku sudah kita amankan, untuk motivnya masih kita dalam," ucapnya.(Red/Y)

Sumber  : Landak Post

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS