Pengedar Sabu Terbesar Di Ngabang Ditangkap Tim Satuan Narkoba Polres Landak

Sabtu, 19 November 2016

Landak (Sorot Post) - Tim Satuan Narkoba Polres Landak  berhasil menangkap bandar narkoba diduga jenis sabu-sabu seberat 1,25 ons dan 50 pil ekstasi dengan jumlah cukup banyak dan rencananya akan diedarkan di sekitaran Kota Ngabang, Jumat (19/11/2016) pagi.

Kapolres Landak AKBP Wawan Kristiyanto mengatakan Penangkapan tersebut terjadi saat anggota Polres Landak menghentikan satu unit mobil dari arah Pontianak tepat di depan Mapolres Landak sekitar pukul 06.00 WIB

"Jadi berdasarkan informasi yang kita dapat, ada mobil dari Pontianak bawa sabu-sabu dan ekstasi, setelah kita geledah memang kita temukan yang dibawa oleh BN," ujar Kapolres Landak AKBP Wawan Kristyanto, Sabtu (19/11/2016) pagi.

Jajarannya melakukan pembuntutan dan dihentikan di depan Mapolres Landak guna dilakukan pemeriksaan dan ditemukan barang bukti sabu dan ektasi tersebut

Dari penangkapan terhadap BN yang merupakan kurir, pengembangan kasus pun dilakukan  dan kemudian berhasil menangkap 2 orang lainnya yaitu IS yang merupakan pemilik sabu-sabu dan MA yang merupakan rekan yang membantu IS.

“Kita kembangkan, ternyata mengarah ke sasaran lokasi yang sudah kita jadikan target operasi (TO) yang ada di saalah satu tempat di kawasan Pal 2 Ngabang. Kita geledeh dan ditemukan sabu, alat isap, CCTV, timbangan digital dan perlengkapan lainnya,” terang Kapolres dalam keterangan persnya, Sabtu (19/11) pagi.

Adapun tiga tersangka yang diamankan, PN pelaku yang membawa barang dari Pontianak, kemudian IS pemilik barang dan MA pelaku yang bekerjasama dengan IS. Semuanya ber KTP alamat Pontianak.
 
Disampaikan Kapolres, IS yang ditangkap sebelumnya juga sudah di jadikan Target Operasi (TO) oleh Sat Narkoba Polres Landak. "Karena selama ini apa yang dilakukan IS cukup terorganisir, karena di sekitar kamar kontrakan IS di pasang CCTV dan itu sudah kita ambil sebagai alat bukti," ungkapnya.

Diakui Kapolres, penangkapan yang dilakukan oleh anggotanya itu cukup besar. Dengan jumlah barang bukti sabu seluruhnya hampir 2 ons, dirupiahkan mencapai Rp 150 juta dan ekstasi Rp 5 juta. "Kalau ini bisa sampai beredar, ada berapa generasi akan rusak di Landak ini," terang Wawan.

Ia menghimbau kepada masyarakat Landak, jika mendapatkan informasi tentang narkoba, agar lapor dan pihak kepolisian akan merahasiakan identitas yang memberi informasi.

“Kami berharap semua pihak bersama memerangi narkoba, jangan sampai menjadi gerenasi kita loyo karena narkoba,” tegas Wawan.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Landak Iptu Sumangap Pardomuan Simamora menambahkan, pengakuan dari IS yang memiliki narkoba tersebut sudah tinggal di Ngabang selama lima tahun. "Kalau mengedar pengakuannya baru satu tahunan," tutupnya (Red/Y)).

Kapolres Landak AKBP Wawan Kristyanto didampinggi Kasat Narkoba menunjukkan barang bukti diduga sabu-sabu saat konferensi pers pada Sabtu (19/11/2016) pagi

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS