Oesman Sapta Odang : RSUD Landak Miliki Peluang Jadi Rumah Sakit Besar

Landak (Sorot Post) - Saat mengunjungi RSUD Landak pada Rabu (9/11/2016) Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang (OSO) menegaskan mendorong kemajuan RSUD Kabupate Landak. Oesman Sapta menilai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak bisa menjadi sentra atau pusat pengobatan di antara beberapa kabupaten sekitar. RSUD Landak, menurutnya, menjadi perlintasan sejumlah kabupaten.

"Bisa jadi sentra, kalau fasilitas, layanan ditingkatkan. Ini rumah sakit dilewati beberapa kabupaten, relatif dekat dengan Pontianak. Supaya orang tidak lari ke Pontianak atau Malaysia, RS landak ini posisinya di tengah-tengah" ujar pria yang akrab disapa Oso saat berkunjung ke RSUD Landak, Jalan Raya Ngabang Sanggau, Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Rabu (9/11).
Wakil Ketua MPR RI tersebut  berharap RSUD Landak bisa berkembang semakin besar. Dimana Fasilitas kesehatan dan tenaga medisnya harus ditambahkan dengan Tujuan agar RSUD bisa menjadi rujukan bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Landak maupun di luar Kabupaten Landak.
seperti yang ditegaskan OSO bahwa, RSUD Landak memiliki peluang untuk menjadi rumah sakit yang besar, karena posisi RSUD sangat  strategis yaitu berada di tengah wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Sehingga mudah untuk dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat. Baik yang ada di Kabupaten Landak maupun luar Kabupaten Landak. jika fasilitasnya lengkap, Mereka yang hendak berobat, tidak perlu ke Pontianak, Jakarta atau Malaysia, cukup ke Landak saja.

“Pokoknya kita harus Bekerja keras, apalagi memang ada potensi untuk mengembangkan RSUD ini menjadi semakin besar,” papar OSO di sela Kunjungannya di RSUD Landak.

Pada saat berkunjung ke RSUD Landak Oso berkesempatan melihat fasilitas-fasilitas yang ada dan dimiliki  RSUD Landak dan mendapat penjelasan dari direktur RSUD Landak, Pius Edwin.

Kepala RSUD Landak, Pius Edwin mengatakan, rumah sakit memiliki 112 kamar. Bulan lalu, RSUD Landak telah mendapat akreditasi perdana. Di samping itu, ia menuturkan pendapatan RSUD hanya Rp 9 miliar, defisit 6 miliar pada 2016 ini. Investasi RSUD Landak mencapai 20 miliar dari APBN sejak dibangun 2007.

"Kalau dibilang untung masih jauh. Tapi spesialisasi ada kumplit, penyakit dalam, bedah umum, kebidanan dan anak," katanya menambahkan.

Selain mengunjungi RSUD Landak Oesman Sapta Odang juga Turut mengunjungi Keraton Landak dan SMA Negeri 1 Ngabang(Red/Y)  

Postingan populer dari blog ini

Densus 88 Geledah Rumah Warga Desa Raja Ngabang

Terminal Ngabang Di Kagetkan Wanita Cantik Pinsan Dikursi Tunggu

Pentingnya Akta Nikah Bagi Pasangan Suami Istri Non Muslim