Kebaktian Kebangunan Rohani Didusun Tarap Desa Tanjung Balai

Minggu, 27 November 2016

Landak, (Sorot Post) - Dusun Tarap desa tanjung Balai,  Kecamatan Kuala Behe Kabupaten Landak, pada Sabtu malam didatangi Tim Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR)  Sebanyak 18 Orang dari.
Kebaktian kebangunan Rohani yang dilaksanakan oleh tim  Mahasiswa Sekolah Pelayanan Gereja (SPG) dibawah naungan GKTI dan juga dihadiri oleh tim gereja dari Gereja Kristus Tuhan Indonesia (GKTI) Keluarga Allah Dusun Jabeng desa Mamek Kecamatan Menyuke untuk melayani jemaat yang ada di desa Tanjung Balai Kecamatan Kuala Behe Kabupaten Landak.
Tim Rombongan tiba digereja GKTI Dusun Tarap  pada pada Sabtu sore pukul 14:00 wib langsung disambut oleh Kepala Desa Tanjung Balai yakni Bapak Edison , dan Gembala GKTI Dusun Tarap, serta disambut oleh Jemaat GKTI Dusun Tarap Desa Tanjung Balai Kecamatan Kuala Behe.
Sambutan Jemaat GKTI Tarap sangat bersahaja, kendati KKR pembangunan rohani bagi umat Kristiani yang ada didusun Tarap Desa Tanjung Balai sangat dinantikan oleh jemaat yang ada disana apalagi KKR baru  yang pertama kali dilaksanakan daerah mereka.
Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) diGereja GKTI Dusun Tarap Desa Tanjung Balai yang dilaksanakan selama satu malam dan dimulai pukul 18:00 wib hingga acara selesai.
Menurut pantauan www.sorotpost.com,  antusias jemaat yang datang dalam persekutuan kebangunan rohani terlihat dan nampak memenuhi dan memadati gereja dan bahkan sampai diluar ruangan gereja.
Jemaat gereja yang hadir dalam persekutuan KKR yang dihadiri oleh pengkotbah Pdt. Dimi Andui, Pdt. Reni Harianjah dan tim Sekolah Pelayanan Gereja (SPG) adalah  jemaat tetangga, yakni gereja KSI Ayut, GKTI Permit,  GKTI Tangjung Balai dan Jemaat Nyawan.
tema KKR "Pengungkapan Akhir Zaman" Wahyu 9:1-12.
Dalam penyampaian Kotbahnya Pdt. Dimi Andui, sesuai tema KKR "Pengungkapan Akhir Zaman dalam kitab Wahyu 9:1-9" bahwa jemaat harus bertobat, tetap setia dalam Tuhan dan taat pada persekutuan mengingat hari-hari ini adalah jahat,  banyak yang akan terjadi dimuka bumi ini,  kelaparan, peperangan, kekacauan, gempa bumi,tidak ada kasih dan lain sebagainya.
"Ini menunjukkan Akhir Zaman yang kita rasakan,"ujar Pdt. Dimi Andui dalam kotbahnya tadi malam.
Pdt. Dimi Andui menyerukan bahwa agar jemaat tetap menjaga kerukunan, kedamaian dan cinta kasih yang harus dijaga dan dipelihara sehingga setiap umat atau jemaat, tetap saling menghargai satu dengan yang lain, dan memelihara kedamaian antar sesama karna itu merupakan simbol orang yang takut akan Tuhan dan simbol orang itu mempunyai keimanan yang lahir dari hatinya, ujar,  Pdt. Dimi Andui.
Begitu juga dalam penghujung Kebaktian Kebangunan Rohani dalam kata sambutan,  Edison Kepala Desa tanjung Balai, KKR yang dilaksanakan oleh Tim Sekolah Penginjilan Gereja, merupakan wujub dari pesan Tuhan yang harus disampaikan di jemaat Desa Tanjung Balai Kecamatan Kuala Behe,  dan diharapkan jemaat Tuhan untuk tetap Setia pada Tuhan sampai akhir hayat, papar Edison. (Red. Y)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS