47 tenaga K2 yang tidak lolos CPNS melakukan audiensi terbuka Bupati Sanggau

Kamis, 17 November 2016

Sanggau (Sorot Post) - Sebanyak 47 tenaga K2 yang tidak lolos CPNS melakukan audiensi terbuka dengan Bupati Sanggau Paolus Hadi yang  berlangsung di aula Lantai I kantor Bupati Sanggau, Kamis (17/11/2016).

Maksud kedatangan mereka yang berasal dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Sanggau itu meminta agar Pemerintah Daerah memperhatikan nasib mereka.

“Kami berharap kepada Bapak Bupati memberikan keputusan tentang penyelesaian K2 untuk bisa diangkat menjadi tenaga kontrak,” kata Ketua Forum K2 Kabupaten Sanggau, Hamdani (41) saat menggelar audiensi.

Pada kesempatan itu, ia menjelaskan tentang K2. Dari 53 yang tersisa pada saat tes CPNS tahun 2013, saat ini berkurang lagi menjadi 52 karena satu orang meninggal dunia.

“Dari 52 mengundurkan diri satu orang. Dan tersisa menjadi 51. Dari 51 itu, ada empat yang sudah menjadi tenaga kontrak sehingga tersisa 47 orang. Nah, mereka inilah yang sekarang yang belum terakomodir. Dari 47 orang, ada 6 orang di antaranya di instansi lain seperti Distankanak, Kantor Camat, BP2KAD, Kantor Kelurahan, Setda Sanggau dan BLHKPK. Yang tersisa saat ini sebanyak 41 orang yang bekerja di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sanggau yang sampai saat ini nasibnya belum jelas,” ujarnya.

Ia menambahkan, K2 yang bekerja di Disdikpora Sanggau bekerja dengan gaji yang rendah sekitar Rp400 ribu/bulan.

”Dan itupun gaji mereka ini diambil dari dana BOS dan Komite,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Sanggau Paolus Hadi mengaku persoalan K2 sudah menjadi persoalan nasional bukan hanya di Kabupaten Sanggau.

Karena banyak K2 ini yang menjadi guru meskipun dengan latar pendidikan yang berbeda-beda, maka tidak bisa langsung diangkat menjadi tenaga kontrak seperti yang dilansir dari tribun pontianak (Sum)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS