Pelayanan RSUD Jadi Sorotan Fraksi DPRD Landak, Ini Jawaban Jakius

Rabu, 12 Oktober 2016

Landak (Sorot Post) - Dinas kesehatan dan pelayanan Jamkesmas di RSUD Kabupaten Landak lagi-lagi menjadi sorotan pada pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Landak diruang rapat utama DPRD Landak Senin (10/10). 

 
Kali ini sorotan dari fraksi Demokrat DPRD Landak yang disampaikan oleh Aris Ismail   Bahwa program Jamkesmas yang dirasakan masyarakat belum maksimal, pada kenyataannnya banyak pasien yang menggunakan Jamkesmas namun terkesan di abaikan dalam pelayanan, pihak RSUD sepertinya lebih mengutamakan pasien yang menggunakan biaya sendiri atau pasien non BPJS. 

Menangggapi hal ini, penjabat Bupati Landak, Ir. Jakius Sinyor mengatakan tidak ada perbedaan antara pasien umum dan BPJS. Pihak RSUD hanya perlu menanyakan persyaratan administrasi yang harus di lengkapi oleh pasien sesuai dengan prosedur pelayanan," tegas Jakius Selasa (11/10) 

Jika pasien baru mendaftar menjadi kepeserta BPJS maka kartu BPJS bisa berlaku setelah 14 hari, apa bila kurun waktu kurang 14 hari, pasien tersebut berobat di RSUD, pihak RSUD menganggap pasien tersebut adalah pasien umum yang tentunya biaya berobat menjadi tanggungan pasien yang bersangkutan," kata Jakius menjawab kritikan dari fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Landak. (Sartiman)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS