Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman Panen Bawang Di Kebun Percontohan PKK Ngabang

Landak (Sorot Post) - Pada Kunjungan kerjanya di Kalimantan Barat, menteri pertanian RI Andi Amran Sulaiman menghadiri  panen bawang di kebn percontohan PPK  di Ngabang pada sabtu ( 22/10). Pada acara ersebut Turut Hadir pula Gubernur Kalbar Cornelis, Anggota DPR RI Komisi IX Karolin Margret Natasa, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan, Kadistan TPH Kalbar, Hazairin, Pj Bupati Landak, Bupati Sanggau dan pejabat lainnya

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) harus mandiri bawang dan tidak lagi perlu didatangkan dari Pulau Jawa.

"Saya yakin Kalbar mandiri bawang dan itu terbukti di kebun percontohan perkebunan PPK ini sangat baik hasilnya," ujarnya saat melakukan panen bawang perdana di kebun percontohan Tim Penggerak PKK Kalbar di Ngabang, Sabtu.

  Menteri pertanian mengapresiasi  langkah yang dilakukan PKK Kalbar yang berinisiasi menanam bawang dimana selama ini Kalbar masih tergantung dari Pulau Jawa.

"Apalagi hasil panen ini satu hektare menghasilkan 16 ton itu sangat luar biasa atau di atas rata- rata nasional yang hanya 10 ton," tuturnya.

Melihat hasil panen diatas rata-rata tersebut, menteri pertanian berjanji akan menyalurkan bantuan kepada Tim PKK untuk mengembangkan lebih luas lagi.

"Kita akan bantu seratus kali lipat lagi dari kebun percontohan saat ini. Jadi sekarang 1 hektar maka akan kita bantu semua 100 hektar. Bahkan kalau hasil panen dua bulan lagi dari bantuan nanti kita akan bantu lagi," katanya.

Dalam kesempatan itu mendorong dan memotivasi masyarakat di Landak untuk bersemangat dan terus mengembangkan potensi pertanian di Kalbar.

"Kembali lagi kita harus mandiri bawang, cabai, sayuran dan lainnya," kata dia.

Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar Frederika Cornelis menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Menteri Pertanian RI yang akan menambah lagi bantuan pengembangan bawang merah dan akan terus memaksimalkanya.

"Kami dari PKK sangat berterima kasih kepada Pak Menteri Pertanian yang sudah yakin dan melihat langsung hasil panen bawang. Ke depan kita akan mendorong semua pihak untuk menanam bawang," ujarnya saat memberikan sambutan panen bawang di Ngabang, Sabtu.

Dengan adanya kenaikan harga bawang, ia bersama Dinas Pertanian Provinsi Kalbar mencoba menanam. Alhasil cukup memuaskan dan per hektare mampu menghasilkan 16 ton.

"Sehingga dengan hasil yang ada dan bantuan yang akan diberikan menteri maka saya mendorong semua kabupaten di Kalbar bisa juga melakukan hal yang sama," katanya.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Kalbar dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menanam tanaman pangan.

"Ke depan dunia akan dihadapkan krisis pangan karena pertumbuhan penduduk sudah melampaui batas. Oleh karena itu agar tidak krisis pangan mari menanam apakah itu padi, sukun dan jagung serta lainnya," katanya. (Red/Y)


Postingan populer dari blog ini

Densus 88 Geledah Rumah Warga Desa Raja Ngabang

Terminal Ngabang Di Kagetkan Wanita Cantik Pinsan Dikursi Tunggu

Pentingnya Akta Nikah Bagi Pasangan Suami Istri Non Muslim