Hasil Penetapan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Singkawang Pada Pilkada 2017

Senin, 24 Oktober 2016

Paska Penetapan Calon Walikota Dan Calon Walikota Singkawang oleh KPU Kota Singkawang, serta ditetapkannya pasangan Tjhai Chui Mie - Irwan, pasangan Tjhai Nyit Kim - Suryadidan , Pasangan Andi Syarif - Nurmansyah dan pasangan Abdul Muthalib - Muhammadin lolos tahapan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2017 nanti.

Sementara itu, Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Singkawang, Moses Ahie - Amir Fatah dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk maju sebagai calon pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2017

Pasangan Andi Syarif - Nurmansyah menjadi pasangan independen perseorangan pertama yang lolos dan dapat melaju mencalonkan diri menjadi Walikota dan Wakil Walikota Singkawang 2017 mendatang
Seperti yang diberitakan Tribun Pontianak, Pasangan Tjhai Chui Mie-Irwan bersyukur bisa lolos dan ditetapkan sebagai pasangan calon pada pilkada serta siap memenangkan Pilkada Kota Singkawang pada 2017 nanti. Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa dirinya siap untuk melaju dan memenangkan pilkada 2017 mendatang.

"pertama kita bersyukur kita sudah ditetapkan sebagai pasangan calon yang akan bertarung pada pilkada mendatang, kita optimis menang, pokoknya menang," katanya, Senin (24/10/2016).

Rencana dan strategipun disusun guna memenangkan dalam pemilihan mendatang seperti membentuk tim kampanye dan relawan

"tentunya kalau tim kampanye sudah kita bentuk pada tanggal 4 Oktober kemarin sudah diserahkan ke KPU dan selanjutnya tim relawan kita susun untuk memenangkan pemilihan ini," pungkasnya.

Sementara itu Pasangan calon Abdul Muthalib - Muhammadin yang juga dinyatakan lolos ke tahapan Bakal Calon Wali kota dan Wakil Wali Kota Singkawang pada Pilkada 2017 nanti,

Abdul Muthalib mengatakan dengan singkat saat akan meninggalkan ruangan tempat rapat pleno berlangsung bahwa dirinya akan terus berjuang dan berdoa demi kesuksesan dalam pilkada 2017 mendatang.

"Udah udah yakin saya, langkah selanjutnya berjuang, berjuang, berjuang dan berdoa, (menang) Insyaallah," pungkasnya.
Menanggapi tidak lolosnya Pasangan Moses Ahie - Amir Fatah,  Moses Ahie mengatakan bahwa dirinya bersama sama akan mempelajari terlebih dahulu untuk menentukan langkah yang akan diambil berikutnya.

"Hasilnya sudah dilihat kita tidak lolos, langkah selanjutnya kita pelajari dulu kita terima, ini kan proses demokrasi, memang kita berdasarkan Verifikasi faktual kedua dianggap tidak memenuhi syarat walaupun ktp terkumpul sangat memenuhi syarat," katanya.

Moses menjelaskan bahwa saat verifikasi ada beberapa warga yang menyerahkan KTP tetapi pada saat di Verifikasi tidak dapat hadir karena berhalangan.

"Karena ketidak hadiran penduduk itu macam-macam karena sakit tidak ditempat itu kan dikategorikan tidak memenuhi syarat dan digugurkan. KTP ada cuman sewaktu di verifikasi tidak hadir orangnya," katanya.

Moses mengaku tidak kecewa dengan hasil yang sudah dipaparkan tersebut, karena menurutnya semua itu adalah proses dan akan berusaha serta berupaya dalam waktu dekat ini supaya dapat lolos melaju sebagai calon dalam pilkada mendatang.

"Kita masih ada kesempatan tiga hari, kita akan upayakan dan usahakan dulu, saya tidak kecewa kalau kecewa saya tidak hadir," pungkasnya

Tjhai Nyit Kim mengatakan dengan singkat saat akan meninggalkan ruangan tempat rapat pleno berlangsung bahwa dirinya bersyukur bisa lolos dan yakin menang dalam pilkada 2017 mendatang.

"Kita bersyukur hari ini kita lolos tahapan, kedepannya kita akan berjuang dan menuju kemenangan, kita yakin menang," pungkasnya

Sementara Pasangan Andi Syarif - Nurmansyah yang lolo secara independen ,Menanggapi hal tersebut Andi Syarif mengatakan bahwa ini semua merupakan kerja keras selama dua tahun selama proses penghimpunan dukungan bagi pasangannya, melaju dalam pilkada 2017 mendatang.

"Pertama kita mengucapkan Allhamdullillah, bersyukur hasil kerja keras kita, para relawan selama dua tahun ini berbuah manis, kita menjadi pasangan independen yang ditetapkan sebagai calon tetap pasangan calon yang maju ke pilkada," katanya, Senin (24/10/2016).

Strategi selanjutnya pasangan An-Nur akan melakukan pendekatan lebih lagi untuk memenangkan hati warga Kota Singkawang, meskipun secara sistematis relawannya telah ada pada tingkatan RT.

"Kedepan An-Nur sudah bekerja selama dua tahun, sangat sistematis relawan kita sudah ada di tingkat RT RT artinya bagaimana kita melakukan sentuhan sentuhan lagi dalam memenangkan hati rakyat," katanya.(Red/Tribun Pontianak)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS