87 Calon Kepala Desa Terpilih Di Landak Akan Di Lantik

Jumat, 07 Oktober 2016

Landak (Sorot Post) - Sebanyak 87 Calon Kepala Desa (Cakades) terpilih yang bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 21 Juli lalu di Kabupaten Landak akan segera dilantik. Pelantikan secara serentak tersebut akan dijadwalkan berlangsung pada tanggal 18 Oktober 2016 mendatang di Aula Kantor Bupati Landak

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Landak, Marsianus mengatakan bahwa jadwal pelantikan Cakades terpilih itu sebelumnya sudah dirapatkan dengan Pj Bupati Landak.


“Beliau menetapkan pelantikan Cakades terpilih itu akan dilaksanakan 18 Oktober mendatang secara serentak dan dipusatkan di Kabupaten atau tepatnya di aula Bupati Landak pukul 10.00 Wib. Sedangkan, pada 17 Oktober para Cakades terpilih itu sudah berada di Kota Ngabang dan akan dikarantina untuk mengikuti gladi resik pelantikan,” ujar Marsianus, Kamis (6/10).

Seperti yang di Kutip Thetanjungpuratimes.com, Dikatakannya, memang ada dua Cakades terpilih yang tidak mengikuti pelantikan secara serentak itu. Kedua Cakades terpilih tersebut berasal dari Desa Kersik Belantian Kecamatan Jelimpo dan Desa Rasan Kecamatan Ngabang.

“Hal ini dikarenakan terkait masa waktu jabatan kades sebelumnya masih sampai bulan Oktober ini. Mungkin bulan November mendatang mereka akan dilantik di tempatnya masing-masing,” jelasnya.

Marsianus mengakui, memang ada kurang lebih 10 Cakades kalah yang mengajukan gugatan karena tidak terima dengan kemenangan Cakades terpilih.

“Tapi ada beberapa yang mundur dengan sendirinya. Kitapun belum lama ini sudah memanggil Cakades yang melayangkan gugatan itu untuk melakukan pertemuan guna menerima penjelasan dari Pj Bupati Landak soal gugatan mereka. Kalau penjelasan dari Pj Bupati Landak itu tidak diterima atau keberatan, maka mereka diperisilakan menempuh jalur hukum. Kalau kalau gugatannya berupa SK, laporkan ke PTUN,” pintanya.

Ditegaskan Marsianus, pelantikan terhadap Cakades terpilih yang dikomplain kemenangannya oleh Cakades yang kalah tetap akan dilakukan.

“Ini sudah sesuai dengan peraturan. Kalau dinyatakan kades terpilih itu bersalah, bupati akan memberhentikannya meskipun sudah dilantik,” jelasnya. (Red/Y)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS