Rumah Sakit Parindu Adakan Latihan Penanggulangan Kebakaran

Jumat, 30 September 2016

Sanggau, Parindu (Sorot Post) - Bahaya kebakaran merupakan bencana yang paling ditakuti dan sering kali terjadi, karena unsur keselamatan yang tidak memadai, tetapi juga faktor kelalaian manusia menjadi penyebab nomor satu.
Perkembangan teknologi kini memacu timbulnya berbagai resiko kecelakaan kerja, salah satunya yang mungkin terjadi adalah kebakaran. seperti yang kita ketahui peristiwa kebakaran dapat terjadi kapanpun dan dimanapun. Tidak ada ruang ataupun lingkungan yang terbebas dari resiko kebakaran, dimana peristiwa tersebut dapat mengakibatkan korban materi serta adanya korban jiwa maupun kerugian lain secara tidak langsung. Sehingga alangkah bijaksananya kita untuk selalu siaga dengan menyiapkan alat pemadam kebakaran.
Dengan tingginya ancaman bahaya kebakaran yang demikian, sering kita lihat beberapa bangunan / property tidak memiliki komponen keselamatan yang memadai, hal itu dapat terlihat dari beberapa faktor antara lain.Kesadaran dan pengetahuan yang kurang akan bahaya kebakaran, sebab dan akibat yang dapat ditimbulkan dari akibat bahaya kebakaran.dan juga Keterbatasan jumlah personil terlatih dan komponen SDM lain didalamnya yang seharusnya secara bersama-sama membentuk Team Penanggulangan Keadaan Darurat dan Bahaya Kebakaran mampu untuk : mengawasi, mencegah dan mengatasi setiap ancaman bahaya kebakaran.
Seperti yang di lakukan di rumah sakit umum parindu PT Kalimantan Medika Nusantara,belum lama ini pihak rumah sakit milik swasta ini melakukan latihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang di gagas oleh badan lingkungan hidup,kebersihan dan pemadam kebakaran kabupaten sanggau.
Menurut Direktur rumah sakit PT Kalimantan Medika Nusantara,Dr.Hendra Hadiyanta,melalui KTU M.Ali Yahya,menurutnya kebakaran adalah bencana bagi kesejahteraan manusuia dan warga perlu bersama-sama dalam satu sistem ketahanan lingkungan terhadap kebakaran,dan tujuan pelatihan tersebut adalah dalam rangka penilaiyan akreditasi rumah sakit dan disisi lain juga menilai tingkat resiko dan meminimalkan kerugian yang merupakan timbul,dan merancang sistem proteksi kebakaran dan juga mengevaluasi konsep sistem proteksi kebakaran.
“hal ini bertujuan bahwa selain untuk pemenuhan akreditasi, juga bentuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran adalah salah satu bentuk penilaian kinerja terhadap pegawai rumah sakit kita,”kata Ali Yahya ini. (Sumianto)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS