Program Swasembada Pangan Pasti Gagal Di Dusun Jabeng

Senin, 26 September 2016

Landak (Sorot Post) - Menyoroti program Pemerintah Pusat melalui hasil percetakan sawah di setiap daerah khususnya di Desa Mamek Dusun Jabeng kecamatan Menyuke Kabupaten Landak sepertinya program Pemerintah Pusat tersebut gagal pasalnya,  dari Dinas Pertanian Kabupaten Landak mengintruksikan lahan yang sudah di cetak harus ditanam padi.
Berdasarkan pantauan www. Sorotpost. com dilapangan, program Pemerintah Pusat sangat membantu masyarakat dibidang pertanian, kenapa tidak,  swasembada pangan itulah yang dinantikan oleh petani.  Tapi ironisnya,  apakah program Pemerintah Pusat berjalan mulus sesuai harapan atau hanya berjalan ditempat ?,  dan inilah  yang harus dikoreksi setiap lembaga Pemerintahan yang ada.
Dusun Jabeng atau istilah kampung Jabeng Desa Mamek Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak Kalimantan Barat,  mayoritas masyarakatnya adalah sebagai petani kebun karet dan beladang yang berpindah-pindah tiap tahunnya dan aktifitas tersebut  merupakan aktifitas turun-temurun dari para leluhur. 
Pada pertengaham awal bulan April tahun 2016, program Pemerintah Pusat melalui percetakan Sawah, Kampung jabeng mendapat program percetakan sawah dengan luas kurang lebih 45 hektar.  Dari 45 hektar lahan yang sudah cetak pada akhir bulan Juni tahun 2016 lalu, hanya nol koma yang masyarakat kerjakan untuk menanam padi sedangkan sisanya tidak dapat di tanam padi. 
Menurut data hasil investigasi www. sorotpost. com untuk penyebab lahan yang tidak ditanam padi adalah,  lahannya masih ada tumpukan-tumpukan kayu dari gusuran lahan,  minimnya parit,  tidak ada penyuluh pertanian yang datang untuk memberi contoh cara bercocok tanam atau cara mengolah lahan yang sudah dicetak,  bantuan pupuk belum datang. Dari persoalan inilah masyarakat enggang mau menanam pagi dilahan yang dicetak.
Untuk Nol Koma,  lahan yang sudah ditanam padi,  hasil panen masyarakat gagal.
Berdasarkan wawancara www. Sorotpost. com dengan dinas Pertanian yakni Dodon yang merupakan staf khusus di bagian percetakan sawah dikabupaten Landak, program Pemerintah Pusat melalui percetakan sawah yang ada dikabupaten Landak,  petani wajib tanam padi yang lahannya sudah dicetak karna berdasarkan intruksi dari pusat. Sedangkan lahan yang masih ada tumpukan seperti didaerah dusun Jabeng Desa Mamek Kecamatan Menyuke tidak ada masalah asalkan tumpukkannya tersusun rapi, tuturnya.
"Tidak ada masalah dengan tumpukkan-tumpukan kayu hasil dari gusuran asalkan tumpukkannya harus  tersusun rapi," papar Dodon pekan lalu di dinas Pertanian Kabupaten Landak.
Dodon juga memerintahkan Kepada pihak pemborong,  segera mungkin untuk menyelesaikan atau memberbaiki lahan percetakan sawah yang belum ada paritnya supaya lahan yang tergarap ada pengairannya dan petani tidak susah untuk mengairi sawahnya, Pungkas Dodon. (Red. Y)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS