Lagu Indonesia Raya Dinyanyikan di Penjara Malaysia

Minggu, 25 September 2016

PONTIANAK (Sorot POst)  - Seperti yang dikutip tribun pontianak, pada jumat (23/9/2016) lagu kebangsaan Indonesia yaitu  Lagu Indonesia Raya dikumandangkan  di Penjara Sri Aman, Sarawak, Malaysia, Lagu tersebut  dinyanyikan  oleh para tahanan warga negara indonesia yang  berada di dalam penjara negara tetangga  tersebut. bersama Tim KJRI Kuching dan para tahanan WNI yang berada di penjara tersebut, lagu Indonesia raya dinyanyikan sebagai penutup pertemuan antara keduanya.

"Acara ditutup dengan seluruh narapidana diminta untuk berdiri dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Garuda Pancasila secara serempak dan bersama sama. Untuk menggelorakan semangat kebangsaan diantara para tahanan WNI di dalam Penjara Sri Aman, Sarawak, Malaysia," kata Pejabat Fungsi Konsuler - 1 KJRI Kuching, Windu Setiyoso melalui WhatsApp, Sabtu (24/9/2016).

Windu mengatakan, kunjungan  KJRI Kuching ke Penjara Sri Aman  yaitu dalam rangka untuk memantau dan memonitor kondisi para narapidana WNI yang berada di Penjara tersebut, Jumat 23 September 2016. Kota Sri Aman terletak di tengah-tengah antara kota Kuching dan Sibu, sekitar 3 jam perjalanan darat dari Kuching.

Windu Setiyoso, Pejabat Fungsi Konsuler - 1 KJRI Kuching, mengatakan, pada kesempatan itu Tim KJRI Kuching bertemu dengan Kepala Penjara Sri Aman, Teyun Thian Eim, yang baru bertugas selama satu bulan.

"Selama ini kami memantau bahwa para narapidana WNI yang menghuni Penjara Sri Aman per bulan rata rata hanya berjumlah 30 sampai 40 tahanan, namun akhir akhir ini bisa lebih dari 100 tahanan. Hal ini menjadi pertanyaan bagi kami di KJRI Kuching" ungkap Windu Setiyoso, Pejabat Fungsi Konsuler - 1 dalam pertemuannya dengan Kepala Penjara Sri Aman.

Kepala Penjara menjelaskan bahwa akhir - akhir ini telah dilakukan banyak tangkapan yang dilakukan oleh pihak Imigrasi Sarawak kepada para PATI (Pendatang Asing Tanpa Izin) dari berbagai negara antara lain Myanmar, Thailand, Filipina dan mayoritas Indonesia yang masuk dan bekerja secara ilegal di Malaysia Timur. (red)

Editor : Philipus

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS