KURANGNYA GURU PENGAJAR DI KABUPATEN MELAWI

Selasa, 27 September 2016

Melawi (Sorot Post) - Kepala dinas pendidikan Melawi, Joko Wahyono mengungkapkan kekurangan guru di kabupaten Melawi hampir merata terjadi di daerah pedalaman, hal ini disebabkan kebutuhan guru di Melawi masih sangat banyak.

Pernyataan tersebut disampaikan Joko Wahyono saat dimintai komentarnya mengenai, kekurangan guru di SDN 25 Kayan Semapau kecamatan Pinoh Utara, yang sampai saat ini baru memiliki 1 guru berstatus PNS.
“Kekurangan guru itu hampir merata di pedesaan, bukan hanya di Kayan Semapau, guru PNS-nya itu terkadang hanya satu, dua atau tiga, tentu sudah berusaha untuk mengusulkan, satu diantaranya adalah mengusulkan guru yang honor di sana untuk menjadi tenaga kontrak,” kata Joko Wahyono Selasa (27/9).


Akan tetapi, kata Joko hal ini harus sesuai dengan keputusan bupati melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Kata dia dinas pendidikan hanya mengusulkan saja sesuai dengan harapan masyarakat yang ada di desa.

Joko mengatakan, kekurangan guru di Melawi sampai saat ini mencapai 1300 lebih, mulai dari tingkat SD,SMP sampai dengan SMA dan SMK. Untuk SD kekurangan guru mencapai 900, SD sekitar 300 dan SMK SMA kurang lebih 100.

Dia mengatakan, untuk menggaji guru honor dalam menunjang operasional sekolah, sejatinya bisa saja menggunakan dana BOS, akan tetapi jumlah dana BOS tersebut sangat terbatas, sebab hanya 10 persen saja yang bisa dipergunakan untuk menggaji guru honor.


“Misalnya digunakan untuk membayar guru honor yang jumlahnya lebih dari satu orang tentu jumlahnya sangat kecil sekali, dan rasanya memang tidak sesuai untuk orang bergelar sarjana, kecuali memang ada orang yang rela mengabdikan dirinya,” jelasnya. By Hadi/ferdinan

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS