KEKERASAN SEKS ANAK DIBAWAH UMUR DI LANDAK MENINGKAT

Kamis, 01 September 2016

Ngabang (Sorot Post) – Kasus kekerasan seksual dan pencabulan dengan korban anak dibawah umur meningkat. Untuk tahun 2016 ini saja dari Januari- Agustus yang dilaporkan ke Polres Landak sebanyak 16 kasus.
“Kalau kami amati ada peningkatan, untuk tahun ini saja sampai Agustus sudah 16 kasus. Lima kasus sudah P21,” kata Kapolres Landak AKBP Wawan Kristyanto di Ngabang, Selasa (30/8).

Ia menegaskan, dalam penangagan kasus kekerasan seksual baik korban dibawah umur maupun sudah berumur tetap diproses hukum.  Pelapor yang datang di Polres diberikan pemahaman agar kasus hukum tetap berjalan.
“Kalau kasus kekerasan seksual mareka selesaikan adat, tapi tidak diproses hukum tentu tidak ada efek jera. Malah pelaku menganggap melakukan kejahatan bisa dibayar denda adat,” tegas Wawan.
Wawan menegaskan, kasus kekerasan seksual atau pencabulan dengan korban anak dibawa umur dilakukan pelaku mulai dari keluuarga dekat, orang luar yang dekat seperti tetangga dan juga korban mengalami gangguan jiwa.
“Jadi, untuk tahun ini saja dari Januari – Agustus sudah ada 16 kasus yang dilaporkan kepada Polres Landak. Semua kami proses sesuai hukum yang berlaku.” Tandas Wawan.(Red/Y)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS