Kades Kompas Raya Kecamatan Pinoh Utara Tolak Dana Desa

Jumat, 02 September 2016

MELAWI (Sorot Post) - Kades Kompas Raya, Kecamatan Pinoh Utara, Suharman, mengeluarkan pernyataan sikap tidak akan menerima dana desa yang bersumber dari APBN.
Pihaknya merasa terbebani dengan konsekuensi hukum. Sementara di satu sisi
pihaknya bersama aparatur desa, masih minim mendapatkan pelatihan tentang mengelola dana desa.
Bahkan pernyataan sikap ini dilakukan setelah pihaknya menghadiri kegiatan penyuluhan hukum, dan kerja sama TP4D Kejari Sintang di Pendopo Bupati Melawi pada Kamis (31/8) yang di antaranya membahas sanksi hukum terhadap penyimpangan dana desa.

"Maka saya selaku Kades beserta Aparatur Desa yang mengelola dana desa, menyatakan tidak akan menerima dana desa yang bersumber dari APBN tahun depan seterusnya," Kaya Suharman ,Jumat (2/9/2016).
Pihaknya bersama aparatur desa, Tim Pengelola Kegiatan (TPK) baik kepala urusan pembangunan serra bendahara, merasa terbebani bila mana melihat sanksi hukum yang mungkin sewaktu-waktu mereka hadapi.
Sebagai Kades, ia sejatinya siap mengelola dana desa tersebut, tetapi tanpa dukungan aparatur desa yang terlibat didalam pengelolaan dana desa tersebut, tentu ia juga tidak akan mampu.
"Beban moral tersebut bukan hanya kami yang merasakan tapi juga anak istri kami huga ikut terbebani,"ungkapnya.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD-Kesbangpol), Junaidi, mengungkapkan, memang menyangkut pelatihan dana desa bagi para aparatur desa masih minim dilakukan.
Sementara mereka sudah dibebankan dengan berbagai hal dengan konsekuensi hukum.
"Karena pada dasarnya mereka (Kades) juga khawatir dan takut menyalahi penggunaan dana desa ini," ungkapnya.(Adr/Leo)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS