Dua SD DI Kapuas Hulu Dibobol Pencuri

Kamis, 29 September 2016

Kapuas Hulu (Sorot Post) – Dua Sekolah Dasar (SD) di Jalan Lintas Timur Desa Melapi, Kecamatan Putussibau Selatan, Kapuas Hulu telah dibobol pencuri pada waktu yang hampir bersamaan, Jum’at malam (23/9/16).

Kedua SD tersebut merupakan sekolah bertetangga yang masih dalam satu wilayah desa yaitu SDN 12  dan SDN 27 Desa Melapi. Para pelaku diduga sama dengan menjalankan aksinya pada malam hari, namun kejadian tersebut baru diketahui keesokan harinya.

Menurut Kapolsek Putussibau Selatan Ipda Sutikno, setelah kami mendapat laporan petugas langsung datang menuju lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dilaporkan kejadian bermula ketika Sangkudan (penjaga sekolah) datang ke SDN 12 untuk membuka seluruh ruangan pada hari Sabtu (24/9/16) sekitar pukul 06.00 Wib, tiba-tiba dia melihat pintu ruang kantor guru sudah terbuka. Kemudian Sangkudan langsung masuk untuk memeriksa ruang guru untuk memeriksa situasi ruangan, ungkapnya.

“Setelah melihat-lihat ruang guru, ternyata lemari sudah terbuka. Setelah dicek ternyata 2 buah Laptop dan 2 buah Infocus yang tersimpan dalam lemari telah raib dan kerugian diperkirakan kurang lebih Rp8 juta,” kata Sutikno.

Atas kejadian tersebut Sangkudan melaporkan ke Polsek Putussibau Selatan dan petugas langsung turun untuk melakukan olah TKP dan untuk sementara kasus tersebut dalam penyelidikan Polsek Putussibau Selatan, jelasnya.

Setelah kami konfirmasi via telephone, Oktavia Lenny Plt. Kepala SDN 27 Desa Melapi, Kecamatan Putussibau Selatan mengatakan, kalau mereka baru mengetahui pada hari Selasa (27/9/16) kalau ruang Kepsek ternyata ikut juga dibobol maling, karena pada hari Senin ruang Kepsek tidak kami buka.

“Kami jarang membuka ruang tersebut karena Kepsek SDN 27 sudah pensiun sejak 1 September 2016 lalu,” kata Lenny kepada media ini, Selasa.

Lenny menceritakan, Selasa pagi (27/9/16) pukul 08.00 Wib saya baru membuka ruang Kepsek. Saat ingin membuka saya kaget melihat kalau gembok pintu telah bengkok. Kemudian saya langsung panggil rekan-rekan guru yang ada untuk menyaksikan kalau gembok tersebut sudah bengkok atau rusak, kami pun langsung membuka pintu untuk memeriksa ruangan.

Lebih terkejut lagi setelah kami melihat ruangan sudah berantakan. Lemari dan laci sudah terbuka semua dan setelah kami cermati dan periksa ternyata 1 buah Infocus beserta tasnya hilang dari dalam lemari. Sedangkan untuk barang lain seperti warles, mesin rumput dan kipas angin masih ada dalam ruangan dan pada tempatnya, jelasnya.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, saya bersama satu rekan guru langsung melaporkan ke Polsek Putussibau Selatan dan kuat dugaan kami kejadian tersebut terjadi pada malam Sabtu atau Sabtu dini hari dengan pelaku yang sama karena kejadian yang sama juga persis pada SD tetangga,” ungkap Lenny.  (Raj)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS