Dituduh Bahayakan Pebalap Lain pada FP3, Marquez Membela Diri

Minggu, 25 September 2016

Aragon (Sorot Post) - Pebalap Honda, Marc Marquez, membela diri setelah dituduh membahayakan rider lain saat latihan bebas ketiga (FP3) MotoGP Aragon digelar. Marquez mengaku sama sekali tak melihat adanya peringatan atau bendera kuning di lintasan.
FP3 jelang MotoGP Aragon diwarnai sejumlah insiden terjatuhnya para pebalap. Salah satu yang menarik perhatian adalah terjatuhnya Nicky Hayden yang disusul oleh Pol Espargaro dan Marquez.

Hayden yang tengah mendapat pertolongan dari petugas dikejutkan dengan datangnya Espargaro dan Marquez dengan kecepatan tinggi. Beruntung kedua pebalap itu tidak menabrak Hayden ataupun petugas yang tengah berada di dalam lintasan.
Setelah kejadian itu Marquez dituduh tak memperhatikan peringatan bendera kuning dari petugas. "Kecelakaan itu memang sangat aneh. Ada beberapa kebingungan. Bendera kuning yang dikibarkan sangat telat,” kata Marquez, diktuip dari Motorsport, Minggu (25/9/2016).
“Ketika saya menyadari bendera kuning dikibarkan, saya berusaha untuk mengerem, dan ban depan saya seketika itu juga terkunci, sehingga saya terjatuh. Hayden, dan staf sirkuit beruntung mereka bisa lari dari motor Espargaro, dan selamat,” sambungnya.
Aksi Marquez yang mengabaikan peringatan di dalam lintasan ini bukan yang pertama kali terjadi. The Baby Alien sebelumnya pernah mengabaikan bendera kuning yang dikibarkan oleh petugas pada MotoGP Silverstone beberapa waktu lalu.
Namun, Marquez kali ini mengaku sama sekali tak berniat mengabaikan peringatan dari petugas. Setelah kejadian di Sliverstone, Marquez sadar aksinya itu bisa membahayakan pebalap lain.
“Di Silverstone 2013, itu memang kesalahan saya. Namun, sejak saat itu, saya selalu mengurangi kecepatan motor ketika saya melihat bendera kuning dikibarkan. Bahkan, ketika saya mencatat waktu tercepat. Sebab, saya sadar ada orang di sirkuit,” ujar Marquez.
“Kali ini, saya berbicara dengan direktur balapan, Mike Webb. Masalahnya adalah tidak ada bendera kuning yang dikibarkan di tikungan, biasanya ada. Saya mengatakan tidak melihatnya, dan mereka mengecek di kamera, dan memang tidak ada,” tutupnya.(Red/Bola.com)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS