Dalam Menghadapi MEA Bupati Melawi Harap Peran Serta Dari NU Melawi

Kamis, 22 September 2016

Nanga pinoh (Sorot Post) - Pada tanggal 18 september 2015 lalu bertempat di gedung pendopo rumah jabatan bupati kabupaten melawi. peran Nahdatul Ulama sebagai Umut Wasatham demi membangun Melawi yang harmonis dalam keberagaman, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Melawi menggelar Konferensi Cabang ke III, Pembukaan kegiatan yang dibuka lansung oleh Bupati Melawi, Panji, S.Sos tersebut, dihadiri Kapolres Melawi, AKBP Oki Waskito, perwakilan Pengurus Wilayah NU Provinsi, Doktor Ismail Roslan. MA, Ketua Muhammadiyah Melawi, Nahru, para kepala instansi serta pengurus anshor, pengurus Muslimat dan tokoh masyarakat serta masyarakat lainya.
Bupati Melawi mengatakan, kehadiran NU di Melawi sudah banyak dirasakan, bagaimana membawa suasana hidup, serta dari berbagai bidang yang ada di Melawi. “Untuk itu, kepada pengurus yang lama, saya atas nama pemerintah dan pribadi, mengucapkan banyak terima kasih atas sumbangsih dan dukungannya terhadap Melawi,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Panji juga mengatakan, dunia saat ini sudah terbuka, melalui Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang memasuki era bebas, sudah barang tentu harus memperkuat diri dan membentengi diri dengan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa.
“Akan banyak hal-hal yang baru kita lihat berkaitan dengan MEA tadi. Oleh karena itu, NU salah satu organisasi yang menjadi benteng besar dan corong untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa,” ucapnya

Ketua Panitia, Drs. Sofiullah dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antar pengurus PCNU serta dengan para lintas organisasi kemasyarakatan lainnya. “Saya ucapkan terimakasih ada kehadiran para sahabat, para pengurus, serta para ormas lintas agama dan tamu lainnya,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Ketua Roiz Syuriah PCNU, H. Noor Haz, menyampaikan beberapa hal. NU usianya memang sudah cukup lama di Melawi ini, kurang lebih sama dengan usia Kabupaten Melawi. Tentunya dengan usia yang masih cukup muda, tentu masih banyak kekurangan yang memerlukan masukan dan saran serta sumbangsih lainnya.
“NU merupakan ujung tombak dalam rangka menghafal, tentang pelaksanaan ibadah yang berkaitan dengan sunnah wal jama’ah. Yang tentu merupakan tanggungjawab kita bersama. Dari segi pembangunan, NU sangat siap untuk bergandengan tangan membantu pemerintah,” katanya.
Pada kesempatan itu, Noorhaz meminta agar pelaksanaan Konfercab yang ke III, dilakukan dengan musyawarah dan mufakat dalam menentukan pengurus baru. Dimana dengan musyawarah mufakat, adalah cara yang terbaik dalam menentukan kepengurusan.

Sementara, Pengurus Wilayah NU Provinsi, Doktor Ismail Roslan mengatakan, NU harus menjaga hubungan dengan berbagai organisasi keagaan dalam meningkatkan silaturahmi antar lembaga ormas keagamaan lainnya. “NU juga meminta kita untuk menjalankan ukhuwah ihsaniyah. Meskipun berbeda-beda agama, namun harus tetap satu. by hadi.

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS