DAK Di Pangkas 10 Persen Tidak Ada Pengaruhnya

Kamis, 01 September 2016

SANGGAU (Sorot Post) -Setelah Dana Alokasi Khusus (DAK) di pangkas 10 Persen pada semester pertama, kini Dana Alokasi Umum (DAU) juga di tunda oleh Pemerintah Pusat.Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Jumadi SSos berharap dengan di tundanya Dana Alokasi Umum (DAU) yang kurang lebih sebesar 15 miliar untuk Kabupaten Sanggau tidak terlalu berdampak pada kegiatan-kegiatan yang bersifat fisik.

“Kita harap, BPKAD dan BAPPEDA harus duduk satu meja dengan Dewan, kita cari solusi yang trbaik agar tidak ada persoalan-persoalan perbedaan pandangan pihak eksekutif dan legislatif, ” katanya.
Karena, sebagai mana di atur dalam undang-undnag nomor 23 tentang pemerintahan daerah yang menyatakan bahwa Dewan bagian dari pemerintah daerah.
Dikatakannya, hanya ada tiga Kabupaten di Kalbar yang Dana Alokasi Umum di Pangkas, diantaranya, Kabupaten Sanggau, Ketapang dan Kubu Raya.“Sampai saat ini kita di Dewan belum ada rapat membahas persoalan tersebut. Nah untuk menentukan tiga Kabupaten yang di potong ini kita tidak tahu apa kriterianya mengapa sampai di potong DAU-nya, ” kata Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Sanggau ini dengan ramah.
Jumadi berharap, kedepan tidak ada lagi kejadian serupa, karena sangat merugikan Pemkab, apalagi yang menyangkut pembangunan fisik, otomtasi terhambat dan bahkan bisa tertunda.
Karena belum ada rapat dengan pihak Eksekutif, Jumadi mengaku belum mengetahui aitem-aitem mana yang harus di pangkas. “Karena pemotongan DAU merupakan kebijakan Pemerintah pusat, tentu wajib kita laksanakan, ” pungkasnya.(Sumianto)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS