Adrianus Asia Sidot Resmikan Kantor Pengelolaan Kawasan Industri Mandor

Selasa, 06 September 2016

Landak, Mandor (Sorot Post) - Kantor Badan Pengelolaaan Kawasan Industri Mandor  (KIM), Senin (5/9) diresmikan oleh Bupati Landak Adrianus Asia Sidot yang juga bertepatan diakhir jabatannya. Selain itu juga melaunching (meluncurkan) pembangunan jalan KIM.
“Pembangunan KIM sendiri harus disyukuri karena berkas bisa sampai ke Menteri Agraria dan Pertanahan. Karena baru dua hari ini laporan berkas masuk dan diterima oleh Provinsi dan ke Kemmentrian," kata Bupati Adrianus.
Adrianus berharap, pada akhir tahun 2016 ini sudah ada sertifikat pengelolaan KIM 1
"Kita juga masih banyak pekerjaan, terutama untuk pemabasan jalan KIM 2 karena itu terpisah dengan KIM 1. Mudahan-mudahan prosesnya nanti juga tidak ada masalah," katanya.

Adrianus juga berharap proses pembangunan KIM tidak ada masalah, sehingga bisa berjalan dengan baik. Dia juga berharap kepada masyarakat untuk menjaga keamanan.
"Kepada masyarakat saya pesankan, kalau sudah disepakati bersama patok-patok batas jangan ada lagi gangguan. Jangan patok yang sudah ada itu dipindahkan, ada penggalian pasir, ada dompeng di sini," tegasnya
Ia menegaskan,  investor itu sangat sensitif dengan yang namanya gangguan. Sebab para investor sangat meminta keamanan dijamin saat berinvestasi. "Masalah jaminan keamanan itu tergantung kita, jadi mari sama-sama kita jaga," harapnya.
Adrianus juga menititipkan KIM tersebut terutama peletakan patok batas yang sudah disaksikan seluruh tokoh-tokoh.
Selain itu sudah masuk Keputusan Presiden Nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Proyek Strategis.
"Karena kawasan ini sudah masuk program pusat, dan biaya pembangunan juga dapat bantuan dari Kementerian Perindustian sebesar kurang lebih Rp 830 miliar. Tahun depan pembagunan instalasi air bersih, dan ada pembangunan gerbang," tandas Adrianus.
Selain itu, dalam perencanan ke depan akan dibagun jalan tol yang akan menghubungkan KIM ke pelabuhan.
Sehinggga, Adrianus menitipkan Kawasan Industri Mandor tersebut menjadi warisan masyarakat Mandor, Landak, dan Kalbar.
"Keberhasilan pembangunan KIM ini juga merupakan keberhasilan pembangunan di Kalbar, ini juga bukan proyek ambisius Adrianus tapi ini sudah dikaji. Karena ini banyak manfaatnya untuk masyarakat kita," tutupnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Peerumahan Landak Erani mengatakan, dari tahun 2014 sampai 2016 sudah melakukan intervensi untuk mempersiapkan infrastruktur. Sudah sekitar 10 miliar dana yang digelontorkan.
"Tahun 2016 ini ada Rp 2,5 miliar, dan cipta karya juga melakukan pembangunan kantor. Jadi tidak menutup kemungkinan kawasan ini akan menjadi kawasan yang luar biasa dan ini harus kita jaga. Tetap lakukam apa yang tebaik, selanjutnya itu kita serahkan ke Tuhan," tandasnya.

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS