6 SEPTEMBER PELANTIKAN PJ BUPATI LANDAK

Senin, 05 September 2016

Ngabang (Suara Landak) - Pasangan Adrianus Asia Sidot dan Herculanus Heriadi pada 6 September akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati dan Wabup Landak periode 2011-2016.
Kekosongan jabatan Bupati Landak ini akan diisi dengan Penjabat (Pj) Bupati Landak yang akan dilantik 6 September 2016 pukul 14.00 Wib di aula kantor Bupati Landak. Dikabarkan yang akan dilantik sebagai Pj. Bupati Landak adalah Ir. Jakius Sinyor yang saat ini duduk sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar. Jakius Sinyor juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Landak.
Sementara itu, Acara pelantikan Pj bupati adalah kewenangan dari pemerintah provinsi Kalbar, tapi  di Pemerintah Kabupaten Landak sendiri tengah melakukan persiapan, karena acara pelantikan Pj Bupati Landak digelar di kabupaten Landak.
Plt Sekda Landak, Asuardi Daris mengatakan,  pelantikan Pj Bupati Landak akan berlangsung di aula Kantor Bupati Landak. "Pelantikan diperkirakan akan dimulai pukul 14.00 Wib oleh Gubernur Kalbar, Cornelis," ujar Asuardi Daris dikonfirmasi awak media pada Jumat. 

Dikatakannya, bersamaan dengan pelantikan Pj Bupati Landak, juga akan dilakukan Sertijab Ketua TP PKK Landak. "Persiapan pelantikan Pj Bupati Landak inipun sesuai dengan Perpres No. 16 tahun 2016 tentang tata cara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota," jelasnya.
Sedangkan untuk tamu undangan yang akan menghadiri pelantikan tersebut lanjut Asuardi Daris, untuk tingkat Provinsi Kalbar akan dihadiri jajaran Forkompimda Kalbar, unsur pimpinan lainnya, Sekda dan Asisten Sekda, staf ahli Gubernur, Kepala Biro, Dinas/Badan, Sekwan, Direktur Rumah Sakit, Kantor Litbang dan Perwakilan Kalbar, lembaga lain, anggota DPR RI dan DPD RI asal Kalbar, anggota DPRD Kalbar Dapil Landak, Ketua TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan, Bupati/Walikota se Kalbar dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se Kalbar.
"Sedangkan di tingkat Kabupaten Landak akan dihadiri Bupati dan Wabup ditambah pasangannya, Forkompimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekda, Asisten Sekda, staf ahli, Kepala SKPD, Kabag di Setda dan Camat, PKK dan Dharma Wanita, Ketua KPU, Ketua Panwaslu, tokoh masyarakat dan keluarga," tandasnya.(Red/Y)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS