2 Orang Asal Landak Dideportasi Oleh Malaysia

Kamis, 29 September 2016

Entikong (Sorot Post) - Pagi tadi kamis, (29/9/16) pada pukul 09:00 wib, dua buah bus mobil dari Malaysia tiba di P4TKI perbatasan Entikong Kabupaten Sanggau membawa tenaga kerja Indonesia (TKI)  yang bermasalah di Kerajaan Malaysia.
Kerajaan Malaysia mendeportasi TKI asal Indonesia melalui PPBLN pintu perbatasan lintas Entikong perbatasan Kalbar berjumlah 69 orang yang tersebar di wilayah Kabupaten Landak,  Kabupaten Sambas, Jawa, NTB,  NTT dan Sulawesi.
Pengawalan 69 TKI oleh pihak KJRI,yakni  Akasius Akang diserahkan langsung kepihak P4TKI Entikong dan diterima oleh Suhandi.
Menurut Suhandi, setelah menerima  69 TKI yang ditangkap oleh pihak Kerajaan Malaysia, 69 orang tersebut adalah TKI yang bermasalah tidak memiliki dokumen dan paspor kunjungan bukan paspor kerja, mereka semua kita pulangkan masing-masing ketempat asal mereka,ucap Suhandi.
Adi dinata dan Rusli lusius yus asal Kabupaten Landak yang tertangkap oleh pihak Kerajaan Malaysia, mereka tertangkap karna tidak memiliki dokumen.
Saat diwawancara oleh www. sorotpost.com siang tadi, mereka masuk melalui wilayah Serikin dengan mengunakan paspor kunjungan bukan paspor kerja. Saat diperiksa oleh petugas Polisi migrasi Kerajaan Malaysia Mereka ternyata bekerja bukan kunjungan, akhirnya pihak polisi migrasi Malaysia menahan mereka selama 6 bulan dan harus mendekam di jeruji besi akibat penyalahgunaan dokumen, terang adi dan Rusli.  (Red. Y)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS